Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

VIDEO Sentra Produksi Jengkol Rebus di Pingaran Ilir Kabupaten Banjar

Pengolahan jengkol rebus di Desa Pingran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, selepas Salat Subuh dan dijual di Pasar Martapura, Kalsel.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sentral pengolahan produksi jengkol rebus atau jaring, terdapat di Desa Pingran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Untuk menemui perajin makanan olahan itu sekitar pukul 11.00 Wita di rumahnya. Karena, aktivitas mereka setiap hari menjajakan jaring di sejumlah pasar tradisional.

Selepas Salat Subuh, mereka sudah menjajakan jaring, lengkap dengan cocolan, hingga pukul 10.00 Wita.

Pelanggannya, para pedagang sayur keliling ataupun penikmat jaring di kawasan Pasar Martapura.

Salah satu pengolah jengkol rebus adalah Suriani (60), warga Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

Baca juga: Petugas Kemenag Kabupaten Banjar Akan Periksa Data Calon Jemaah Haji Agar Tak Ada yang Tercecer

Baca juga: Imbauan KPK Larangan Terima Bingkisan Lebaran, Sekdako Banjarmasin Persilakan Cek di Inspektorat

Baca juga: Biro Adpim Pemprov Kalsel Sebut Tak Ada Parsel Lebaran Diterima Gubernur dan Wagub

Usaha Suriani itu diakuinya belajar dari orangtuanya, terutama ibunya yang menekuni usaha jaring sejak dirinya kecil.

Usaha dagangan itu sejak menggunakan transportasi perahu kecil hingga kini dapat melalui jalur darat menuju Pasar Martapura.

Menurut Suriani, kini seluruh bahan jengkol, kelapa dan kayu bakar yang produksi menjadi jaring sudah disediakan penyalur. 

Jaring disalurkan warga Desa Pingaran Ilir, bernama Haji Tahir, setiap dikirim sebanyak 100 kilogram, kelapa secukupnya dan  kayu bakar.

"Saya hanya mengolah jengkol, kelapa itu menjadi bahan. Nanti kalau sudah dari pasar, beberapa hari pemilik jaring, kelapa dan kayu bakar datang mengambil uang mereka," katanya ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (16/5/2022).

Baca juga: Suplai Air Bermasalah, Wali Kota Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur Kalau Tak Mampu Atasi

Baca juga: Warga Kelurahan Pelambuan Mengeluh Air Bersih, Ini Tanggapan Wali Kota Banjarmasin

Baca juga: Ikan Kering Sungai Batang yang Disukai Pengunjung yang Ziarah di Makam Datu Kelampayan Kalsel

 

 

Suriani tidak sendirian di lingkungan RT 6 dan RT 7 Desa Pingaran Ilir, ada sejumlah dapur pengolahan jaring lainnya.

Dapur pengolahan milik Suriani berada di depan rumahnya yang berada bantaran Sungai Pingaran Ilir.

Itu karena proses pengolahan jaring dua kali kukus. Kukusan pertama, air dicampur jengkol mentah hingga mendidik. Setelah itu dicuci sekaligus membuang kulit jengkol.

Setelah kulit hilang, jengkol direbus hingga mendidih, lalu didinginkan untuk dihitung per seratus biji untuk dijual.

Salah satu tempat pembuatan jengkol rebus di Desa Pingaran Ilir Astambul Kabupaten Banjar
Salah satu tempat pembuatan jengkol rebus di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (16/5/2022).
Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved