UIN Antasari Banjarmasin

Kukuhkan Tiga Guru Besar, Rektor : Kini Total Sudah Ada 16 Profesor di UIN Antasari Banjarmasin

Universitas Islam Negeri (UIN) Banjarmasin kembali menambah jumlah guru besar, terbaru ada tiga yang dikukuhkan

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Sidang senat terbuka pengukuhan tiga guru besar UIN Antasari Banjarmasin, Rabu (18/5/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Islam Negeri (UIN) Banjarmasin kembali menambah jumlah guru besar, terbaru ada tiga yang dikukuhkan.

Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Dakwah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Prof Dr H Zulfa Jamalie M Pd.

Guru Besar Bidang Ilmu Teknologi Pendidikan, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof Dr Ani Cahyadi M Pd.

Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi, Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prof Dr H Fathurrahman Azhari M H I.

Para Guru Besar tersebut secara resmi di kukuhkan langsung oleh Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman, saat Sidang Terbuka Senat UIN di Aula Auditorium Mastur Jahri, Kampus UIN Antasari Banjarmasin. Rabu (18/5/2022).

Dengan bertambahnya Guru Besar menurut Ketua Senat UIN Antasari, Prof Hafiz Anshari, tentu akan menambah energi UIN Antasari, untuk bisa berkiprah di dalam dunia keilmuan.

"Kami berharap supaya kehadiran tiga Guru Besar yang baru ini, dapat meningkatkan kualitas keilmuan di lingkungan UIN Antasari," katanya.

pengukuhan tiga guru besar UIN  Antasari Banjarmasin
Sidang senat terbuka pengukuhan tiga guru besar UIN Antasari Banjarmasin, Rabu (18/5/2022).

Prof Hafiz juga berharap, dengan dikukuhkannya tiga Guru Besar tersebut dapat memicu semangat para dosen lainnya.

"Semoga bisa menambah semangat dosen-dosen kami yang lain, dan para Doktor untuk juga segera melakukan upaya-upaya maksimal agar memperoleh gelar Profesor tersebut," jelasnya.

Prof Hafiz juga berpendapat bahwa semakin banyak jumlah Guru Besar, maka akan semakin tinggi pula kualitas pendidikan di UIN Antasari.

"Tentu ini tidak hanya untuk kepentingan UIN Antasari, tetapi juga untuk masyarakat secara keseluruhan," terangnya.

Lebih lanjut Prof Hafiz mengungkapkan, bahwa akan ada kembali penambahan dua guru besar, di UIN Antasari, yaitu Guru Besar Bidang Bahasa Arab dan Bidang Ekonomi.

"Sudah kami setujui dan sedang direkomendasikan oleh untuk mendapatkan pangkat dosen tertinggi tersebut dalam waktu yang akan datang," ungkapnya.

Sementara itu Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman mengatakan bahwa tiga guru besar yang baru saja dikukuhkan, memiliki bidang keilmuan terbilang baru di UIN Antasari.

Sebab menurut Prof Mujiburrahman, bidang ilmu di UIN Antasari memiliki perbedaan bila dibandingkan dengan perguruan tinggi pada umumnya.

Perbedaan terdapat pada integrasi ilmu, yang artinya ada penggabungan antara ilmu pengetahuan modern dengan ilmu pengetahuan keagamaan

"Jadi di UIN ada integrasi keilmuan, dan hal ini yang mungkin membuat UIN Antasari menjadi unik," ujarnya.

pengukuhan tiga guru besar UIN Antasari Banjarmasin1
Foto bersama sidang senat terbuka pengukuhan tiga guru besar UIN Antasari Banjarmasin, Selasa (18/5/2022).

Secara keseluruhan Prof Mujiburrahman menyebutkan saat ini total sudah ada 17 Guru Besar di UIN Antasari Banjarmasin, dengan berbagai bidang keilmuan.

"Saya berpendapat bahwa UIN Antasari memerlukan guru besar dari seluruh bidang keilmuan, sebab puncak karir dari seorang dosen adalah Guru Besar. Maka sudah sepatutnya saya rasa semua dosen memiliki cita-cita menjadi Guru Besar," harapnya. (AOL)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved