PT PLN Persero UIP Kalbagtim

PLN Siapkan Pasokan Listrik 24 Jam untuk Warga Pulau Sebuku di Kabupaten Kotabaru

UIP Kalbagtim masih melaksanakan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV untuk jalur Selaru – Sebuku Kotabaru.

Editor: Eka Dinayanti
PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim
UIP Kalbagtim masih melaksanakan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV untuk jalur Selaru – Sebuku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan pelayanan ketenagalistrikan kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah yang masih sulit dijangkau.

Hal ini juga dilakukan oleh Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) yang saat ini masih melaksanakan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV untuk jalur Selaru – Sebuku.

PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim melalui PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalbagtim 4 (UPP Kalbagtim 4) selaku direksi pekerjaan, terus melanjutkan pembangunan SUTT 150kV Selaru – Sebuku yang nantinya dapat memberikan suplai listrik selama 24 jam dalam sehari.

“Saat ini PLN terus berupaya melakukan pembangunan SUTT 150kV Selaru – Sebuku yang nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Kotabaru, khususnya Pulau Sebuku. Pembangunan ini ditargetkan selesai di tahun 2022 ini,” terang Arie Nugroho Ardianto selaku Manager UPP Kalbagtim 4.

UIP Kalbagtim masih melaksanakan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV untuk jalur Selaru – Sebuku.
UIP Kalbagtim masih melaksanakan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT)
150kV untuk jalur Selaru – Sebuku. (PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim)

Arie menambahkan hingga saat ini masih ada keterbatasan suplai listrik di wilayah Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru karena saat ini hanya disuplai oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang waktu beroperasinya hanya 12 jam.

“Terdapat keterbatasan suplai listrik di Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru karena hanya disuplai oleh sistem Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau PLTD yang beroperasi hanya selama 12 jam dengan cadangan daya sebanyak 588 megawatt,” terang Arie.

Saat ini perkembangan pembangunan tower SUTT tersebut masih terus dikerjakan, dimana sudah berdiri sebanyak 37 tower.

Selain itu, proses pembebasan lahannya sendiri sudah mencapai 100 persen.

“Progres pembangunan terus kita pantau dan awasi agar tidak terlambat dari perencanaan. Selain itu, dukungan dari masyarakat serta stakeholder terkait diharapkan dapat membantu pembangunan SUTT ini selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kotabaru,” kata Arie.

Pembangunan SUTT 150 kV oleh UIP Kalbagtim bertujuan untuk meningkatkan sistem kelistrikan sebagai upaya persiapan menyambut pemindahan Ibu Kota Negara di wilayah Kalimantan.

Dengan begitu, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah juga ikut meningkat. (aol)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved