Lifestyle

Di Tangan Perempuan Asal Kandangan HSS Ini Anyaman Bambu Menjelma Jadi Tas Modern Bernilai Ekonomis

Memanfaatkan berlimpahnya bahan baku bambu di wilayah Loksado HSS, Meratus Etnik Handycraft melakukan kolaborasi bahan baku alam dan modernisasi.

Penulis: Aprianto | Editor: Eka Dinayanti
istimewa/ Ina Nurjanah
Ina menunjukkan produksi tas nya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tangan Ina Nurjanah begitu cekatan merangkai anyaman bambu, kain sasirangan dan eceng gondok menjadi tas modern bernilai ekonomis.

Memanfaatkan berlimpahnya bahan baku bambu di wilayah Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Meratus Etnik Handycraft melakukan kolaborasi bahan baku alam dan modernisasi.

Beralamat di Jalan Budi Bakti Rt 2 Rw 1 Desa Amawang Kiri Muka Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tas modern dari bahan utama bambu dan kain sasirangan ini diproduksi.

Tas jinjing yang terbuat dari bambu dikolaborasi kain sasirangan ini memakai handle dari anyaman eceng gondok dan kayu Ulin.

Saat Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), kerajinan tangan menjadi bahan yang dipamerkan hingga menjadi produk penting untuk dipasarkan dan dipromosikan.

Tidak heran, kerajinan tangan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman dan modernisasi saat ini.

Bentuk tas jinjing yang dulunya masih terkesan biasa, kini dikembangkan menjadi tas yang lebih modis dan modern.

Namun masih tetap menggunakan bahan baku dari alam yang melimpah di Kabupaten HSS.

Bambu dan eceng gondok memang banyak ditemukan di wilayah HSS, khususnya di wilayah Loksado untuk bambu dan eceng gondok di Danau Bangkau.

"Pembuatan tas jinjing ini melibatkan banyak pengrajin. Mulai dari anyaman bambu, eceng gondok dan kain sasirangan," kata Ina Nurjanah, Senin (23/5/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved