Religi

Keutamaan Ayat Kursi Dijelaskan Ustadz Abdul Somad, Jelaskan Kandungan Maknanya

Ayat Kursi merupakan salah satu ayat yang ada di dalam Alquran dan kerap dibaca selepas shalat. Ustadz Abdul Somad menjelaskan keutamaan Ayat Kursi.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
Iqra.Id
Ayat Kursi keutamaanya sangat besar. Simak penjelasan Ustadz Abdul Somad. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ayat Kursi merupakan salah satu ayat yang ada di dalam Alquran dan kerap dibaca selepas shalat. Ustadz Abdul Somad menjelaskan keutamaan Ayat Kursi.

Pendakwah dikenal dengan nama UAS ini mengungkapkan kandungan makna dari tujuh Ayat Kursi.

Bacaan Ayat Kursi terdapat pada Surah Al-Baqarah ayat 255. Dinamakan ayat kursi karena ayat ini memiliki kedudukan yang besar.

Umat muslim yang membaca atau mengamalkan Ayat Kursi niscaya akan dijauhkan dari malapetaka.

Lantas, apa saja keutamaan Ayat Kursi?

Baca juga: Masih Punya Kesempatan Ikut Program Kartu Prakerja Gelombang 30, Ikuti di www.prakerja.go.id

Baca juga: NEWSUPDATE Banjir Rob Landa Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Ustadz Abdul Somad menceritakan suatu ketika Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi atau dikenal Abu Hurairah datang menghadap Rasulullah SAW.

"Ada orang berpesan kepadaku, katanya jika membaca ayat ini di awal malam maka Allah akan menjagamu sampai esok pagi, kemudian Rasulullah SAW menjawab ketahuilah wahai Abu Hurairah itu adalah setan, dia tidak pernah jujur kecuali satu hal ini," jelas Ustadz Abdul Somad dilansri Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube VDVC religi.

Setan tersebut ternyata ditangkap Abu Hurairah karena mencuri di Baitul Maal, dan diserahkan kepada Rasulullah SAW.

Apa doa yang dimaksud? Doa atau ayat itu ternyata dalam Alquran dan sudah dibaca oleh Nabi Muhammad SAW.

"Di dalamnya terkandung segala yang membuat orang-orang lebih dekat kepada Allah SWT," papar Ustadz Abdul Somad.

Kandungan yang pertama mengajarkan tentang nama Allah yang mana nama-Nya itu Maha Hidup dan Maha mengatur.

Karena itu ketika orang yang membaca Ayat Kursi, maka sedang disadarkan bahwa manusia hanya bergantung kepada Allah.

"Allah Ta'ala setelah menciptakan kita dia tau dan mengatur segala hidup kita, Maha Hidup dan Maha Mengatur tanamkan itu dalam hati," ucapnya.

Kandungan yang kedua, manusia sebagai insan yang lemah wajib memiliki rasa takut apabila melakukan perbuatan tercela atau dosa, sebab Allah tidak sibuk dan tidak tidur, terus mengamati, mengetahui apa yang dilakukan seluruh hamba-Nya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved