Berita Kabupaten Banjar

Proyek Jembatan Mandiangin Kabupaten Banjar Dikerjakan, Mobil Lewati Jalan Alternatif

Jembatan rusak akibat banjir di Desa Mandiangin Barat Kabupaten Banjar akan diperbaiki Dinas PUPR Kalsel sehingga ditutup, mobil harus ke jalan lain.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
DINAS PUPR KALSEL UNTUK BPOST
Pembangunan jembatan di Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Rusak lantaran diterjang banjir besar pada 2020, Jembatan Mandiangin kini sedang dibangun lagi.

Jembatan Rusak tersebut berada di Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Gara-gara ada proyek ini, akses jalan menuju objek wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Kecamatan Karang Intan, sementara ini ditutup. 

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, Selasa (24/5/2022), mengatakan, akses menuju Tahura Sultan Adam Mandiangin itu ditutup dari 23 Mei sampai 24 September 2022.

"Tapi ditutup sementara untuk kendaraan roda 4 atau lebih. Kalau kendaraan roda dua, masih bisa melintas," katanya.

Baca juga: BPKP Perwakilan Kalsel Belum Audit Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kabupaten Banjar

Baca juga: Bentangkan Spanduk di Fly Over Banjarmasin, HMI Soroti Penanganan Kasus Dugaan Pungli HKN 2021

Baca juga: Penyidikan Dugaan Korupsi Bank BUMN di Batola, Kejati Kalsel Periksa Staf Dispencapil Banjarmasin 

Meski akses di sana ditutup, namun dia menyampaikan, destinasi wisata masih dibuka. Karena, wisatawan yang ingin ke sana, menggunakan kendaraan roda empat atau lebih, bisa menggunakan jalan lain. 

"Menuju objek wisata Tahura bisa menggunakan jalur Gunung Kupang-Kiram-Mandiangin," beber perempuan yang akrab disapa Aya ini. 

Dia berharap, pembangunan jembatan tidak mengalami kendala, sehingga masyarakat bisa secepatnya kembali menggunakan akses tersebut termasuk untuk berwisata ke Tahura Sultan Adam Mandiangin

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga pada Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, menyampaikan, pengerjaan pembangunan Jembatan Mandiangin dimulai Senin (24/5) dan ditargetkan selesai pada November 2022.

"Saat ini masih proses pembongkaran jembatan yang lama," ucapnya. 

Baca juga: Dishub dan Satlantas Polresta Banjarmasin Gelar Operasi Gabungan, 40 Angkutan Barang Terjaring Razia

Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini 25 Mei 2022, Enam Daerah di Kalsel Bakal Diguyur Hujan

Baca juga: Hakim MK Koreksi Gugatan Pemindahan Ibu Kota Provinsi Kalsel, Kuasa Hukum Kebut Perbaikan

Jembatan dibangun dengan pagu Rp 3,6 miliar tersebut, nantinya memiliki panjang 20 meter dan lebar 6 meter. 

Dengan dibangunnya jembatan tersebut, maka untuk sementara akses menuju objek wisata Tahura Sultan Adam Mandiangin hanya bisa menggunakan jalur Gunung Kupang-Kiram-Mandiangin.

"Kecuali untuk kendaraan roda dua, masih bisa melewati Jalan Ir PM Noor-Mandiangin karena ada disediakan jembatan darurat untuk keperluan masyarakat sekitar," beber Yasin.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved