Berita Kaltim

Mengamuk Lapak Dagangan Digusur, PKL di Pasar Sungai Dama Samarinda Serang Petugas

Penertiban PKL di Pasar Sungai Dama atau Jalan Jelawat Kaltim berujung ricuh. Bahkan, seorang pedagang mengayunkan parang ke petugas

Editor: Hari Widodo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Situasi usai penertiban lapak dan dagangan PKL di Pasar Sungai Dama Jalan Jelawat, Kota Samarinda pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Penertiban PKL oleh Satpol PP di Pasar Sungai Dama Lama atau Jalan Jelawat, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur Rabu (25/5/2022), pagi berujung ricuh.

Para pedagang yang tidak terima karena dagangannya digusur melempari petugas menggunakan kayu dan batu sembari meneriakan kata-kata yang tidak sepantasnya.

Tidak sampai di situ, secara mendadak seorang wanita berbaju hitam mengayunkan sebilah parang ke arah petugas.

Bahkan, dari video yang beredar, seorang petugas Satpol PP menjadi bulan-bulanan dan sempat tersungkur jatuh.

Baca juga: Terpaksa Bongkar Bangunan Warungnya, PKL Jalan Irigasi Tanjung Rema Darat Pasrah 

Baca juga: Diultimatum Bongkar Bangunan, PKL Jalan Irigasi Tanjung Rema Sudah Diberi Toleransi Selama Ramadan

Kendati demikian, lapak dan dagangan PKL yang berada di atas drainase dan bahu jalan tersebut berhasil dirobohkan oleh petugas.

Meski terdesak, namun petugas masih mencoba meredam keadaan, namun upaya tersebut tak berhasil.

Bahkan, salah seorang petugas kembali menjadi sasaran ayunan balok dari beberapa pedagang.

"Saya coba tenangkan masa, namun tiba-tiba ada yang ayunkan balok ke saya," terang Arya, salah seorang petugas Satpol PP Samarinda.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Satpol PP mundur dan melakukan pelaporan ke Polsek Samarinda Kota terkait peristiwa tersebut.

Baca juga: Biaya Partisipasi PKL di Saijaan Expo 2022, Diskoperindag Kotabaru Belum Beri Penjelasan

Diketahui pula petugas berhasil mengamankan sebilah parang dan beberapa balok kayu yang sempat digunakan para pedagang tersebut.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu petugas telah mencoba melakukan penertiban para PKL yang telah melanggar Perda Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Pertama Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 1990 Tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima dalam Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Tak Terima Lapak dan Dagangan Digusur, PKL di Pasar Sungai Dama Samarinda Mengamuk

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved