Berita Balangan

Cegah PMK, DKP3 Syaratkan Surat Keterangan Sehat untuk Hewan yang Masuk ke Balangan 

DP3K mensyaratkan hewan ternak yang didatangkan ke Balangan harus mengantongi surat keterangan kesehatan hewan dari asal ternak

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Tim kesehatan hewan (Keswan) DKP3 Kabupaten Balangan melakukan pemeriksaan fisik terhadap ternak sapi, Selasa (17/5/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Antisipasi masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)  hewan ternak, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Balangan mulai lakukan pencegahan.  Di antaranya menyemprotkan desinfektan pada kandang ternak. 

Kemudian, DKP3 Kabupaten Balangan beserta sektor terkait sepakat adanya surat keterangan sehat terhadap hewan ternak yang masuk ke Kabupaten Balangan. 

"Berdasarkan hasil rapat lintas sektor, sebagai pencegahan PMK hewan ternak di Balangan, kini memasukkan hewan ternak dari kabupaten yang terindikasi PMK harus disertai dengan surat keterangan kesehatan hewan dari asal ternak," ucap Tuhalus, Kamis (26/5/2022).

Tuhalus beharap aturan tersebut seyogyanya ditaati oleh pedagang. Terlebih saat ini Kabupaten Balangan juga masih memerlukan stok hewan ternak untuk qurban. 

Baca juga: Ternak Desa Bumi Jaya Masih di-Lock Down, Sapi Terindikasi PMK Bertambah Jadi Segini

Baca juga: Kabupaten Tabalong Masih Aman dari PMK, Masyarakat Diminta Jangan Beli Sapi dari Daerah Terjangkit

Baca juga: Cegah PMK Masuk, Dinas Pertanian HSU Hentikan Datangkan Sapi dari Luar Kalsel

"Meski hewan ternak masih belum terpenuhi, para peternak bisa mengambil ketersediaannya di wilayah yang memang belum pernah terkena indikasi PMK," sarannya. 

Tuhalus juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang terhadap virus yang ada pada hewan tersebut. Terlebih penyakit ini tidak menular ke manusia dan dagingnya pun masih layak konsumsi.

Terakhir, ia menambahkan bagi peternak yang akan mengantarkan hewan ternak antar kecamatan cukup menggunakan surat keterangan dari kepala desa. Sementara pengantaran antar kabupaten tetap diberlakukan dengan melampirkan surat keterangan kesehatan hewan. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved