CPNS 2021

Ratusan PNS Lolos Tahun 2021 Mengundurkan Diri, BKN Bakal Berikan Sanksi hingga Ratusan Juta Rupiah

Ratusan PNS yang lolos tahun 2021 mengundurkan diri. BKN ancam beri sanksi hingga ratusan juta rupiah.

Editor: M.Risman Noor
HUMAS PEMPROV KALSEL
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menyaksikan perwakilan penerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS dan PPPK menandatangani dokumen, Rabu (13/4/20222). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain banyak yang hendak menjadi PNS, namun tak sedikit sudah dinyatakan lolos PNS di tahun 2021 malah mengundurkan diri.

Ratusan PNS yang dinyatakan lolos CPNS 2021 mengundurkan diri dengan berbagai alasan.

Sanksi mengadang mereka yang lolos PNS tahun 2021 namun mengundurkan diri.

Denda hingga ratusan juta rupiah mengancam PNS lolos tahun 2021 yang mengundurkan diri.

Baca juga: Lima Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan Belum Optimalkan Belanja Produk Lokal

Baca juga: Dugaan Perambahan Hutan di Sungai Riam Kalsel, Kejari Tanahlaut Himpun Data Empiris

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan, terdapat ratusan calon pegawai negeri sipil (PNS) yang lolos pada tahun 2021, mengundurkan diri.

Menurut Satya para CPNS tersebut mundur dengan alasan yang bermacam-macam.

Namun Satya enggan mengungkapkan secara rinci terkait detail alasan mundurnya para CPNS tersebut.

"Ya alasannya macam-macam," kata Satya dilansir Kompas.com, Kamis (26/5/2022).

Berdasarkan data yang Satya miliki, ada total 105 orang CPNS yang mengundurkan diri.

Sementara itu untuk pelamar yang lolos CPNS 2021 mencapai 112.514 orang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi instansi yang CPNS-nya menjadi paling banyak mengundurkan diri, yakni 11 orang.

Menurut Satya mundurnya para CPNS yang telah dinyatakan lolos tersebut akan merugikan pemerintah.

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani saat menyerahkan SK 196 CPNS 2021 yang telah dinyatakan lulus
Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani saat menyerahkan SK 196 CPNS 2021 yang telah dinyatakan lulus (banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Karena formasi instansi yang seharusnya terisi justru menjadi kosong.

Tak hanya itu, biaya yang harus dikeluarkan negara saat penerimaan CPNS juga cukup besar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved