Uang Nasabah Bank Mandiri Raib

Kasus Raibnya Uang Rp 5,8 Miliar, Bank Mandiri Kalah Dalam Persidangan

Bank Mandiri kalah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kudus, Jawa Tengah atas kasus raibnya uang nasabah Rp 5,8 miliar.

Editor: M.Risman Noor
Rafapress/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Bank Mandiri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sidang gugatan perdata nasabah Bank Mandiri Kudus Jawa Tengah atas raibnya uang sebesar Rp 5,8 miliar dimenangkan Moch Imam Rofi'i (30).

Selaku penggugat Rofi'i merupakan wata Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Dalam putusan merujuk Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kudus Nomor 59/Pdt.G/2021/PN KDS tersebut mengemuka dalam persidangan terbuka secara e-court pada Rabu (25/5/2022).

Bank Mandiri selaku tergugat dinyatakan bersalah melawan hukum.

Ketua Pengadilan Negeri Kudus Singgih Wahono menyampaikan, dalam proses persidangan gugatan perdata yang telah bergulir sejak Oktober 2021, Bank Mandiri selaku tergugat dinyatakan bersalah melawan hukum karena melanggar hak subyektif penggugat selaku nasabah.

Akibat kelalaiannya, uang tabungan penggugat hilang tanpa sepengetahuan.

Baca juga: Sempat Viral Hilang Sejak 6 Mei 2022, Ini Sosok dr Faisal Ditemukan Bersama Perempuan di Penginapan

Baca juga: Sungai Meluap, Dua Desa di Haruai Tabalong Kebanjiran, Jalan Longsor di Bintang Ara

"Menolak eksepsi tergugat dan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian. Menyatakan tergugat melakukan perbuatan melawan hukum, menghukum tergugat untuk membayar kerugian yang diderita oleh penggugat atas pembobolan rekening penggugat Rp 5.800.090.000," kata Singgih saat dihubungi melalui ponsel, Kamis (26/5/2022).

Selain itu, karena penggugat bisa membuktikan dalil-dalil pokok gugatannya hingga berujung dikabulkan sebagian oleh Majelis Hakim, maka tergugat selaku pihak yang kalah dalam persidangan dihukum untuk membayar biaya perkara.

Sementara itu untuk kerugian immateriil penggugat yang menuntut ganti sebesar Rp 50 miliar, tidak dikabulkan dalam persidangan.

"Dan juga menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp 399.500," jelas Singgih.

Kuasa hukum penggugat, Nur Sholikhin mengapresiasi putusan sidang kasus pembobolan uang tabungan milik kliennya tersebut. Proses sidang berlangsung e-court kecuali agenda pembuktian saksi dan surat (siding).

Ilustrasi Bank Mandiri.
Ilustrasi Bank Mandiri. (Rafapress/SHUTTERSTOCK)

"Artinya Bank Mandiri telah melakukan perbuatan melawan hukum, nasabah kami yang dirugikan karena terjadi pembobolan. Dalam amar putusan diperintahkan dikembalikan uang tabungan klien kami. Sehingga kami cukup bersyukur," kata Sholikhin.

Untuk diketahui, Moch Imam Rofii warga Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengklaim uang tabungannya di Bank Mandiri sebesar Rp 5,8 miliar tiba-tiba raib.

Atas kejadian itu, Imam Rofi’i telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kudus melalui kuasa hukumnya, Musafak Kasto pada Rabu (6/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved