DPRD Kalsel
DPRD Kalsel Bertolak ke DPMD Jawa Timur, Dorong Peningkatan Status Desa
Komisi I DPRD Kalsel bersama DPMD ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur.
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk menajamkan program-program Peningkatan Status Desa di Kalimantan Selatan (Kalsel), Komisi I DPRD Kalsel bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan bertolak ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Jum'at pagi (27/05).
Kedatangan rombongan Komisi I DPRD Kalsel dan Dinas PMD Prov. Kalsel disambut baik oleh Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Endah Binawati beserta jajarannya.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas PMD Prov. Kalsel H. Fariied Fakhmansyah menyampaikan kunjungan kerja dari Komisi I DPRD Prov.
Kalsel ke DPMD Prov. Jatim dalam rangka studi komparasi tentang status desa memang sangat tepat, “Inisiatif untuk datang ke Jawa Timur karena dari segi Status Desa memang kemajuan di Jawa Timur lebih bagus dibandingkan Provinsi lain yang ada di Jawa, jadi ini patut kita jadikan studi komparasi,” Ujar Fariied.
Bagaimana akhirnya menajamkan program-program agar bisa meningkatkan status Desa di Kalsel, yang ada lima yaitu Mandiri, Maju, Berkembang, Tertinggal dan Sangat Tertinggal.
Baca juga: Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin, DPRD Kalsel Bertandang ke Kemenkes RI
”Pemprov Kalsel nantinya bersinergi dan didukung oleh Komisi I DPRD Kalsel berkomitmen bagaimana setiap tahun program kita bisa meningkatkan Status Desa itu yang Sangat Tertinggal jadi Tertinggal, Tertinggal menjadi Berkembang, Berkembang jadi Maju dan Maju jadi Mandiri sehingga ke depan Provinsi Kalimantan Selatan bisa maju sejajar dengan Provinsi yang ada di pulau Jawa,” harap Kepala Dinas PMD tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Kalsel Hj. Rachmah Norlias, menambahkan dari pertemuan tersebut ada beberapa hal yang didapat yaitu Provinsi Jawa Timur ini mampu meningkatkan Desa Mandiri itu selama tiga tahun, pada tahun 2019 terdapat 171 Desa Mandiri hingga tahun 2021 mencapai 697 Desa Mandiri.
Kalimantan Selatan bertolak ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi
Jawa Timur (Humas DPRD Kalsel)
Secara nasional Indeks Desa Membangun (IDM) di Pulau Jawa, untuk Jawa Timur memiliki jumlah tertinggi mengalahkan daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Kalsel sendiri masih memiliki 98 Desa Tertinggal dan enam Desa Sangat Tertinggal,
“Tadi ada komitmen dari Kepala Dinas PMD Prov Kalsel di mana pada tahun 2023 diharapkan Kalimantan Selatan dapat menghapuskan Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal sehingga tidak ada lagi desa dengan dua status tersebut,” pungkasnya. (AOL/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Komisi-I-DPRD-Kalsel-bersama-DPMD-Provinsi-Kalimantan-Selatan-bertolak-ke-Jawa-Timur.jpg)