Yamaha Indonesia

Deretan Fitur Keselamatan Pada All New NMAX 155 Connected ABS

Popularitas All New NMAX 155 Connected ABS sebagai motor yang andal untuk berkendara jarak jauh memang tidak perlu diragukan lagi.

Editor: Eka Dinayanti
Yamaha Indonesia
Halal Bihalal komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) Region Kalimantan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMBAS – Popularitas All New NMAX 155 Connected ABS sebagai motor yang andal untuk berkendara jarak jauh memang tidak perlu diragukan lagi.

Beragam keunggulan baik dari segi desain, performa mesin, hingga fitur-fitur berkendara yang lengkap membuat motor tersebut menjadi pilihan favorit bagi para biker pegiat touring.

Beberapa penggunanya bahkan telah membuktikan langsung ketangguhan skutik Maxi Yamaha tersebut, tatkala harus bermobilitas dalam kondisi yang cukup ekstrem sekalipun.

Hal tersebut setidaknya dibuktikan oleh Muhammad Luthfi (39), seorang biker All New NMAX 155 Connected ABS asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang pada Jumat (20/5) akhir pekan lalu melakukan perjalanan solo touring.

Dia menempuh sejauh lebih dari 1.500 kilomenter menuju Kota Barabai, Kalimantan Selatan guna menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) Region Kalimantan.

Dalam perjalanan yang ditempuhnya selama tiga hari itu, ada fakta menarik terkait skutik All New NMAX 155 Connected ABS yang diungkapkan oleh Luthfi.

Hal tersebut terkait dengan kelengkapan fitur keselamatan yang sangat mendukung aktivitas berkendara di tengah cuaca dan kondisi jalan Trans Kalimantan yang cukup ekstrem.

Muhammad Luthfi (39), seorang biker All New NMAX 155 Connected ABS asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
Muhammad Luthfi (39), seorang biker All New NMAX 155 Connected ABS asal Kabupaten
Sambas, Kalimantan Barat (Yamaha Indonesia)

“Ini touring di atas 1.000 kilometer perdana yang saya lakukan dengan All New NMAX, dan perjalanan Trans Kalimantan menuju Kota Barabai ini sangat berat terutama masalah cuaca yang sering berubah. Dari awalnya sangat panas kemudian tiba-tiba turun hujan deras, seperti ketika saya melintas di wilayah Pegunungan Maratus. Saya sempat merasa khawatir dengan kondisi jalan basah yang licin, soalnya jalanan di sana itu kelak-kelok dan bergelombang. Namun saya sangat terbantu dengan adanya fitur Traction Control System, bahkan bisa dibilang menyelamatkan saya. Karena waktu itu di jalur Gunung Meratus, ban belakang motor sempat kehilangan traksi saat masuk tikungan. Bersyukurnya TCS aktif sehingga tenaga ke mesin terputus secara otomatis dan putaran roda belakang menjadi lebih terkontrol,” ungkap Luthfi.

Selain fitur TCS, kehadiran sistem pengereman ABS Dual Channel juga dinilai Luthfi sangat membantunya selama di perjalanan.

Terutama pada saat melewati jalur lintas Provinsi Kalimantan Barat menuju Kalimantan Tengah yang banyak menyajikan jalanan jelek, sehingga kerap membuat dirinya melakukan pengereman secara mendadak untuk menghidari lubang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved