Kriminalitas Kaltara

Pembuat Uang Palsu Ditangkap, Dua Warga Malinau Kaltara Ini Ngaku Cetak Upal Sebanyak Rp 10 Juta

Polres Malinau menahan 2 tersangka, warga Malinau diduga  mencetak uang palsu yang beredar di Malinau, Kaltara

Editor: Hari Widodo
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
uang palsu yang sempat beredar di sejumlah pedagang kaki lima di Kecamatan Malinau Kota, beberapa hari lalu.    

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALINAU - Satuan Reserse Kriminal Polres Malinau menahan 2 tersangka, warga Malinau diduga  mencetak uang palsu yang beredar di Malinau, Kaltara, Minggu (29/5/2022),

Penangkapan kedua tersangka ini dilakukan kepolisian setempat setelah warga Malinau khususnya pedagang dibuat resah dengan temuan lembaran uang pecahan diduga palsu di Malinau Kota.

Kasat Reskrim Polres Malinau, Iptu Wisnu Bramantio memaparkan keduanya diduga mencetak uang palsu dan disebarkan ke toko-toko.

"Pelaku ini dua-duanya warga Malinau. Diduga sudah beroperasi sejak Februari 2022 lalu. Sebelumnya, kasus ini juga sudah kami telusuri sejak sebelum Puasa lalu," ujarnya, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: Uang Palsu di Kalteng, Pelaku Pengedar Ditangkap Pedagang di Pasar Keramat Sampit

Baca juga: Kakek Pembuat Uang Palsu di Banjarmasin Dicokok Polisi, Barbuk Rp 29,7 Juta Disita

Hasil pemeriksaan, keduanya diduga telah mencetak uang palsu sekira 100 lembar atau jika dinominalkan berjumlah lebih dari Rp 10 juta rupiah.

Disebar di toko-toko kecil sekitar ibu kota kabupaten. Selain itu juga memanfaatkan pengguna jasa di ATM-ATM atau gerai transfer digital.

"Modusnya, uang tadi disebar ke toko-toko dengan cara dibelanjakan. Selain itu melalui ATM. Mereka minta tolong ke warga lain untuk di transferkan, kemudian uang palsu tadi dikasi ke orang yang transferkan," katanya.

 Modus-modus ini perlu diwaspadai oleh warga. Selain itu Polisi juga meminta agar masyarakat yang menemukan Upal, untuk menyerahkan ke pihak berwajib.

Baca juga: Transaksi Sarang Walet, Komplotan Pembuat Uang Palsu di KaltengTerbongkar, 3 Pria Diamankan Polisi

Saat ini Satreskrim Polres Malinau telah mengumpulkan sekira Rp 3,8 juta Upal yang telah beredar di sekitar wilayah Malinau.

Saat ini, kedua terduga masih ditahan dan polisi masih menelusuri jejak dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Polisi Tahan Dua Terduga Pencetak Uang Palsu di Malinau, Berikut Modus Penyebarannya

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved