Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Warga di Barabai Kabupaten HST Ini Orang Pertama Pemilik Mobil Listrik Tipe Tertinggi di Kalsel

Pemilik Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah di Barabai, Kabupaten HST, pembeli pertama Hyndai Ioniq 5 tipe tertinggi mobil listrik di Kalsel.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Penyerahan kunci kepada Lena Hanifah (kiri), mewakili ayahnya yang membeli mobil listrik Hyundai Ioniq 5 di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (31/5/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mobil listrik Ioniq 5 diluncurkan oleh Hyundai Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (31/5/2022).

Mobil tersebut dibuat di Indonesia, dilengkapi beragam fitur serba digital dengan teknologi terkini.

Meski tidak ada acara khusus, namun pembeli pertama sekaligus pemilik mobil listrik pertama di Kalsel, Lena Hanifah, mewakili ayahnya, KH Hasan Basuni, tanpak senang dan semringah.

Diketahui, KH Hasan Basuni adalah pemilik Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah di Jalan HA Syafawi Murakata, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). 

Oleh Branch Manager Hyundai Banjarmasin, Etik Sri Rohmani,  pembeli pertama itu diberikan kunci mobil listrik tersebut beserta karangan bunga dan beberapa fasilitas kelengkapan termasuk carger yang tentunya bergaransi.

Baca juga: Empat Kawasan Boleh untuk Pengguna Sepeda dan Skuter Listrik di Kota Banjarmasin

Baca juga: Dikemas Dalam Aplikasi Website Digital, SIP4 Bidkum Polda Kalsel dapat diakses melalui link Ini

Kepada pers, Lena Hanifah, mengatakan, dirinya dan keluarga terutama sang ayah sangat konsen untuk mendukung lingkungan. Sehingga, pilih mobil yang ramah lingkungan, tanpa membuang gas dan emisi. 

"Memang, kami suka kendaraan listrik karena suka yang ramah lingkungan. Sebelumnya, kami sudah punya yang hybrid. Tapi setelah dengar ada yang full mobil listrik, maka kami belilah mobil ini," ucap  Lena Hanifah. 

Dijelaskan, pilih mobil Ioniq 5 tipe tertinggi karena daya tahan pengisian mobil dengan daya jarak tempuhnya cukup jauh, serta beberapa fiturnya membuat keluarganya suka. 

"Ini tipe Ioniq 5, tipe sigature lounge range yang bisa setelah dicas penuh, maka bisa menempuh 451 kilometer. Jadi kira kira Barabai ke Banjarbaru bisa bolak balik, bisa dipakai. Kalau tipe yang lainkan rendah jarak tempuhnya. Jadi, pilihlah yang ini," bebernya. 

Diakuinya, memang karena mobil listrik ini baru, maka semula khawatir mengenai suku cadang dan tempat charger, layanan hingga purna jualnya.

Baca juga: Viral Diduga Paku Ditebar di Jalan Gatot Subtoto Banjarmasin, Banyak Pengendara Alami Ban Cocor

Baca juga: Hidupkan Lagi Peran Tokoh Masyarakat Rawat Kerukunan, Kalsel Miliki 10 Rumah RJ

"Akan tetapi, Alhamdulillah , pihak Hyundai bisa memastikan dan menjawab serta meyakinkan kami untuk bisa beli mobil ini. Soal chager, sudah ada SPKLU. M isal di halaman PLN Banjarbaru dan juga ada garansi. Dan, harga yang terjangkau, " kata dia. 

Pengisian mobil listrik di rumah, pihaknya memang masih akan mengupgrade voltase listrik di rumah di BarabaiKabupaten HST, yang tadinya 2.000 Volt menjadi ke 7.000 Volt. 

"Karena untuk mencas mobil ini perlu kapasitas 2200 Volt, jadi memang kurang. Tapi sudah dikomunikasi nanti dengan pihak Hyundai dan PLN," kata dia. 

Diakuinya, harga mobil yang dibelinya memang Rp 844 juta. Tapi dia menyukainya. "Alhamdulillah setelah nabung sekian lama menunggu dan kebetulan kami juga konsen dukung lingkungan, sehingga kami pilih beli mobil listrik yang ini," kata dia yang juga keluarganya ada usaha perhotelan di Kalsel. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved