Berita Tanahlaut

Penambang Berencana Alihkan Alur Sungai, Pemdes Asamasam Tala Harapkan Sosialisasi Diintensifkan

Pengalihan alur sungai menyusul rencana penambangan batu bara oleh PT Jorong Barutama Greston di area konsesi tambang setempat.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
FOTO TANGKAPAN LAYAR DOKUMEN KONSULTASI PUBLIK PT JBG
INILAH konsep pengalihan alur Sungai Asamasam. Warna merah alur sungai lama, warna hijau muuda alur baru yang akan dibangun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Alur Sungai Asamasam di bagian hulu di wilayah Desa Asamasam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), direncanakan dialihkan ke alur baru.

Pengalihan alur sungai tersebut menyusul rencana penambangan batu bara oleh PT Jorong Barutama Greston (JBG) di area konsesi tambang setempat.

Lempengan batu bara di bawah tanah setempat persis melintang di sungai tersebut.

Sosialisasi mengenai rencana pengalihan alur sungai tersebut kini mulai dilaksanakan manajemen PT JBG.

Baca juga: Alihkan Alur Sungai pada Penambangan Lanjutan di Jorong Tala, PT JBG Himpun Saran Stakeholder

Baca juga: Disnak Keswan Tala Perpanjang Lockdown, Begini Ungkapan dan Harapan Peternak Bumijaya

Bahkan pada Selasa kemarin telah dilaksanakan Forum Konsultasi Publik Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) baru yang dipaparkan oleh pihak konsultan.

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, Rabu (1/6/2022), kondisi eksisting alur sungai tersebut pada bagian hulu telah mengalami kerusakan di sejumlah tempat akibat penambangan ilegal.

Karena itu sejumlah pihak menilai pengalihan alur sungai tersebut menjadi alternatif yang cukup baik guna kembali menjamin kelancaran pergerakan air dari hulu ke hilir.

Termasuk menjaga ekosistem dan kondisi air setempat.

Sementara itu pihak Pemerintah Desa Asamasam mengharapkan pihak PT JBG mengintensifkan sosialisasi terkait rencana pengalihan alur Sungai Asamasam.

"Sosialisasi pada kami, aparatur desa sudah. Kami dapat memahaminya karena untuk kebaikan bersama. Nah, selanjutnya harapan kami kiranya JBG juga menyosialisasikan secara langsung kepada warga kami," ucap Abdul Muhid, kepala Desa Asamasam.

Ia mengatakan hal tersebut penting agar masyarakatnya dapat mendengarkan dan menyimak secara langsung latar belakang dan gambaran teknis pembikinan alur baru yang akan dilaksanakan pihak perusahaan.

Baca juga: Hari Jadi Kotabaru Tak Lagi Kental dengan Pesta Rakyat, Ini Kata Tokoh Masyarakat di Bumi Saijaan

Mine Head PT JBG I Gde Widiada merespons positif usulan pemerintah Desa Asamasam tersebut.

"Tentu kami akan menyosialisasikan kepada warga Desa Asamasam agar semuanya mengetahui secara gamblang," ucapnya.

Ia menegaskan rencana pengalihan alur Sungai Asamasam tersebut telah melalui kajian teknis secara komprehensif yang dilakukan pihak konsultan profesional.

Selain itu juga telah mendapatkan persetujuan pemindahan sungai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan tanggal 29 April 2021 sesuai nomor surat 503/10.1/DPMPTSP/V/2021.

( Banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved