Religi

Bacaan Surat Al Kafhi, UAS Jabarkan Keistimewaannya Diantaranya Diberikan Allah SWT Ketenangan

Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat sampaikan keutamaan membaca Surat Al Kahfi, baik dibaca Hari Jumat dan simak bacaannya

Editor: Irfani Rahman
net
ilustrasi Surat Al Kahfi yang baik dibaca saat Hari Jumat 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Surat Al Kahfi sangat baik diamalkan atau dibaca pada Hari Jumat.

Banyak keistimewaan didapat jika rutin membaca Surat Al kahfi ini. Ustadz Adi Hidayat ( UAH) dan Ustadz Abdul Somad ( UAS) pun pernah membahas surat ini.

Simak juga bacaan Surat Al Kahfi tulisan Arab dan juga latin .

Hari Jumat adalah hari istimewa bagi umat Islam. Kita hendaknya memperbanyak ibadah di hari ini.Salah satunya membaca Surat Al Kahfi.

Selain Surat Yasin di Hari Jumat ini kita dianjurkan untuk mengamalan Surat Al Kahfi

Baca juga: Niat Mandi Sunnah di Hari Jumat, Simak Juga Amalan-amalan di Hari Istimewa Ini

Baca juga: Hari Jumat, Hari Mustajab Untuk Berdoa, Ustadz Adi Hidayat Paparkan Waktu Terbaiknya

Surat Al Kahfi atau Ashabul Kahfi merupakan Surat ke-18 dalam Al Quran yang terdiri atas 110 ayat.

Selain sunnah membaca surah Al Kahfi, masih ada amalan lain baik dilakukan untuk mendapat berkah di Hari Jumat.

Nah, Ustadz Adi Hidayat juga membahas soal amalan pada hari Jumat ini.

Hal ini seperti dilansir dari kanal YouTube Ceramah Pendek pada tanggal 4 November 2021.

Menurutnya, ada banyak sekali amalan sunnah yang bisa dilakukan pada hari Jumat, seperti memotong kuku, mandi janabah, memotong kumis, merapikan jenggot, membaca surah Al-Kahfi, dan lainnya.

Sunnah dalam memotong kuku, sebaiknya didahulukan yang sebelah kanan, kemudian kiri, setelah selesai di tangan, lalu pindah ke kaki.

Selain itu, salah satu amalan sunnah yang sebaiknya dilakukan pada hari Jumat, yaitu membaca surah Al-Kahfi.

Baca juga: Niat dan Panduan Shalat Isyraq, Pahalanya Seperti Mengerjakan Haji dan Umrah

Baca juga: Arkeolog Mesir Temukan Ratusan Mumi di Pekuburan Kuno Saqqara, Berasal 2500 Tahun Lalu

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa jika ada perkataan dalam hadits yang menyuruh membaca, sebenarnya hal tersebut harus disertai dengan memahami.

“Coba ibu cek, kalau ibu tidak paham, maka tidak akan membaca,” ucap ustad Adi Hidayat dalam ceramahnya.

Halaman
1234
  • Berita Terkait :#Religi
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved