Kampusiana

Fakultas Hukum Uniska MAB Kalimantan Selatan Rencanakan Bentuk Satgas PPKS

Jajaran FH Uniska MAB Kalimantan Selatan Rencanakan Bentuk Satgas untuk mencegah terjadinya pelecehan atau kekerasan seksual di kampus.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
FH UNISKA MAB KALSEL UNTUK BPOST
Selebaran FH Uniska MAB mendukung Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan perguruan tinggi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Kalimantan Selatan ( Uniska MAB Kalsel) berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di tingkat fakultas.

Hal tersebut, ujar Dekan FH Uniska, Dr Afif Khalid, sebagai bentuk dukungan terhadap Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKS di lingkungan Perguruan Tinggi (PT).

Menurut Dr Afif, hal tersebut tentunya untuk menjamin rasa aman dan nyaman, bagi mahasiswa ketika beraktivitas di kampus.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas PPKS universitas. Apabila memang disetujui, FH juga ingin membentuk Satgas," katanya, Senin (6/6/2022).

Baca juga: Bersaing di Pemilihan Rektor ULM Kalsel, Ini yang Akan Dilakukan Bakal Calon Bila Terpilih

Baca juga: Wisatawan Susur Sungai Terbentur Jembatan, Disbudporapar Banjarmasin Akan Kumpulkan Motoris Kelotok

Rencana pembentukan Satgas PPKS tingkat fakultas itu, ujar Dr Afif, saat ini mendapat respon yang positif dari mahasiswa.

"Khususnya mahasiswa di lingkungan FH sendiri dan juga tentu rencana ini mendapatkan dukungan dari sejumlah Organisasi Mahasiswa (Ormawa) kampus," jelasnya.

Tidak hanya berencana membentuk Satgas PPKS tingkat fakultas, sebagai langkah awal, FH Uniska akan mengadakan seminar dan sosialisasi berkaitan dengan Permen PPKS tersebut.

"Seminar dan sosialisasi nanti rencananya kami lakukan supaya tidak hanya mahasiswa mengetahui, tetapi juga penting menurut kami para dosen mengetahui hal ini," jelasnya.

Baca juga: Dugaan Korupsi, Saksi Serahkan Rp 100 Juta untuk Bupati HSU nonaktif Abdul Wahid di Bandara

Baca juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Bendungan Tapin, Kejati Kalsel Belum Tetapkan Tersangka 

Dirinya berharap, ke depan, dengan terbentuknya Satgas PPKS di tingkat fakultas, dapat meminimalisir kasus kekeserasan seksual di lingkungan kampus.

"Semoga tidak ada terjadi kasus pelecehan seksual, meski saat ini kami belum ada menerima laporan dari mahasiswa," harapnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved