Narkoba di Kalsel

Oknum Lurah di Banjarmasin Terseret Kasus Narkoba, Begini Penjelasan Kapolresta Banjarmasin

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo menjelaskan terkait kabar keterlibatan oknum lurah di Banjarmasin terlibat narkoba

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Pengungkapan kasus narkotika di bulan ramadan 1443 h, oleh satresnarkoba polresta banjarmasin. polisi amankan bb sabu seberat 8 kg lebih. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Akhirnya Polisi buka suara terkait kasus narkoba, yang kabarnya menyerat oknum lurah di Kota Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo, Rabu (8/6/2022) petang saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

Diungkapkannya bahwa oknum lurah tersebut pihaknya amankan, berdasarkan hasil keterangan tersangka yang sudah diamankan sebelumnya.

"Bukan pengembangan, namun dia disebut oleh tersangka lainnya," katanya.

Baca juga: Petugas Satresnarkoba Polres Banjar Bongkar Jaringan Pengedar Sabu di Kertak Hanyar Kalsel

Baca juga: Narkoba Kalsel, Terciduk Menjual Sabu di Jalan Hauling, Perempuan Ini Digiring ke Polres Tapin

Baca juga: Tertangkap Tangan Bawa Sabu, Warga Kayu Bawang Ditangkap Satresnarkoba Polres HST

Oknum lurah itu ujar Sabana menurut keterangan tersangka lainnya pernah memakai narkoba bersama.

"Kami melakukan giat kepada oknum lurah tersebut, karena dia disebut tersangka lain pernah memakai bersama," ujar Sabana.

Lanjut Sabana menjelaskan bahwa saat dilakukan giat, pihaknya tidak menemukan barang bukti dari tangan oknum lurah tersebut.

"Karena tidak ada menemukan barang bukti, sehingga oknum bersangkutan sudah dikembalikan ke tempat tinggalnya, sesuai undang-undang yang berlaku," jelasnya.

Sementara itu hingga saat ini oknum lurah ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan, terkait kasus yang melibatkan dirinya.

"Maaf nanti saya telepon kalau ada waktu luang. Saya lagi banyak urusan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya oknum lurah di Kota Banjarmasin diduga tersandung kasus narkotika golongan I. 

Informasi tersebut pun sudah dibenarkan oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

"Ada isunya, tapi masih ditelusuri," ujar Ibnu, Selasa (7/6/2022).

Ibnu juga membeberkan sebelumnya sempat ada sekitar 12 ASN yang hasil pemeriksaan urinnya menunjukkan reaktif."Sempat ada 12 orang reaktif. Tapi kemudian mereka bisa menjelaskan memang sedangasa penyembuhan dan mengkonsumsi yang mungkin mengandung bahan narkoba. Tapi itu sudah clear," katanya.

Baca juga: Simpan Sabu di Ruang Tamu, Pasutri di Banjarmasin ini Diciduk Personel Polsekta Banjarmasin Barat

Terkait dengan adanya dugaan oknum ASN bahkan disebut-sebut menjabat sebagai lurah tersandung kasus narkoba, Ibnu juga menerangkan akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku khususnya PP Nomor 53 tentang disiplin ASN.

"Sudah ada ketentuannya. Dan kita juga ada Majelis Pertimbangan Penjatuhan Hukuman Disiplin (MPPHD) yang akan memberikan pertimbangan kepala daerah. Tergantung nanti ancaman hukumannya berapa tahun, dan sanksinya mulai dari ringan, sedang dan yang berat itu sampai diberhentikan," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Berita Terkait :#Narkoba di Kalsel
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved