Kriminalitas Kalteng

Mabuk Lem Kayu, Pria di Palangkaraya Marah-marah Ancam Warga Pakai Sajam

Bawa senjata tajam dan mengancam warga yang tengah nongkrong di Jalan G Obos 14, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Editor: Hari Widodo
tribunkalteng.com/pangkan B
HR (20) saat diamankan di Pos Polisi Bundaran Besar sesaat setelah mengancam warga Palangkaraya, Sabtu (11/6/2022) malam.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Bawa senjata tajam dan mengancam warga yang tengah nongkrong di Jalan G Obos 14, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, seorang pria 20 tahun diamankan petugas.

Saat diamankan Petugas Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli atau Unit Turjawali Satlantas Polresta Palangkaraya Pria berinsial HR tersebut ternyata dalam kondisi mabuk lem kayu.

Awalnya, pelaku hendak menuju warung remang-remang yang berada di Jalan Lintas Mahir Mahar.

Pelaku bermaksud menyewa jasa pekerja seks komersial (PSK). Namun, karena dalam kondisi mabuk lem kayu emosinya tak terkendali.

Baca juga: Petugas Polres Tapin Kalsel Amankan Muda-Muda Konsumsi Miras dan Mabuk Lem

Baca juga: Mencari Kepuasan dan Dibawah Pengaruh Lem, Motif Kasus Pencabulan di Tanbu Terungkap

Banit Turjawali Satlantas Polresta Palangkaraya, Aipda Apriansyah membenarkan pihaknya memang mengamankan pria tersebut.

“Kami telah mengamankan pria yang mengancam orang yang sedang nongkrong menggunakan sajam,” terangnya, Minggu (12/6/2022) dini hari.

Ia menambahkan, pelaku diketahui sedang dalam kondisi mabuk akibat menghisap lem kayu.

 “Pelaku beserta barang bukti sajam dan bekas lem yang dihisapnya, kami bawa ke Pos Polisi Bundaran Besar,” kata Aipda Apriansyah.

Berdasarkan keterangan HR, ia saat itu hendak berkencan dengan PSK menuju warung remang-remang.

Dalam kondisi mabuk, melihat remaja sedang nongkrong ia pun menantang para remaja tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved