Kampusiana

Persiapan UIN Antasari Banjarmasin Melaksanakan SSE UM PTKIN 2022

Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari di Banjarmasin, Kalsel, melakukan persiapan SSE UM PTKIN 2022, yaitu uji coba perangkat komputer dan jaringan.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS UIN ANTASARI UNTUK BPOST
Ruang panitia lokal Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM PTKIN) di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) 2022  dilaksanakan hari ini, Selasa (14/6/2022).

Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), juga telah melakukan persiapan agar semuanya bisa berjalan sesuai rencana.

Di antaranya, uji coba perangkat komputer dan jaringan selama dua hari, pada pekan lalu, bersama para pengawas SSE UM PTKIN UIN Antasari.

"Hasilnya, seperti ada gangguan sedikit di aplikasi, tapi sudah diperbaiki panitia pusat. Misalnya saat ada yang mengerjakan soal, tiba-tiba terputus aplikasinya atau ada yang tidak bisa masuk," kata Masri, Sekretaris Panitia Lokal Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Antasari, Senin (13/6/2022).

Selain itu, UIN Antasari Banjarmasin juga akan melaksanakan ujian selama dua hari dari total waktu empat hari yang dilaksanakan panitia pusat.

Baca juga: Sidang Fee Proyek, Saksi Sebut Minta Restu Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid

Baca juga: Bacakan Pembelaan di Tipikor Banjarmasin Pengalihan IUP, Mantan Kadis ESDM Tanbu Minta Keadilan

Khusus di UIN Antasari Banjarmasin, ada 1.717 orang peserta yang akan bersaing untuk mengisi 1.585 kursi tersedia, dari kuota 65 persen untuk jalur seleksi bersama UM PTKIN.

Para peserta nantinya akan menjawab tiga kriteria soal, di antaranya Tes Kemampuan Dasar (Tes Potensi Akademik, Bahasa, Keislaman).

Selain itu, tes Kemampuan Bidang IPA (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), dan Tes Kemampuan Bidang IPS (Sejarah, Sosiologi, Ekonomi, Geografi).

"Semoga besok tidak ada gangguan dan aplikasinya lancar," harap Masri, yang juga menjabat sebagai Kabag Akademik dan Kemahasiswaan ini.

Guna kelancaran tersebut, 60 orang pengawas siap dikerahkan sebagai pengawas ruang dan pengawas teknologi informasi selama 3 sesi, yang terpusat di Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data Gedung Pusat Sumber Belajar.

Baca juga: 62 CJH Banjar Kloter Kedua Dikarantina di Asrama Haji, Satu Orang Isolasi Mandiri

Baca juga: CJH Kalsel Asal Balangan Meninggal dalam Pesawat, Almarhum Memiliki Riwayat Penyakit Diabetes

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved