Berita Banjarmasin

Wacana Vaksinasi Dosis ke-4 Muncul, Dinkes Banjarmasin : Kita Menunggu Instruksi Pusat

Sub varian Omicron Covid-19 yakni BA.4 dan juga BA.5 mulai ditemukan di beberapa daerah di Indonesia memunculkan wacana vaksinasi dosis ke-4

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sub varian Omicron Covid-19 yakni BA.4 dan juga BA.5 mulai ditemukan di beberapa daerah di Indonesia.

Hal ini pula diprediksi menjadi penyebab kembali melonjaknya kasus Covid-19 di dalam negeri, yang sebelumnya sudah mengalami penurunan.

Dan seiring hal ini pula, wacana baru pun muncul yakni pemberian booster kedua alias vaksinasi dosis keempat untuk masyarakat.

Bahkan mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian vaksin dosis kermpat ini. 

Baca juga: Polres Banjar Gencar Gelar Percepatan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Vaksinasi Booster Gratis dari Pertamina untuk Warga Sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru

Namun menurutnya pemberian vaksin booster kedua ini tidak perlu dilakukan serentak secara nasional, melainkan per daerah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Siti Nadia mengatakan akan mengkaji kemungkinan booster kedua ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, M Ramadhan pun menerangkan saat ini masih fokus untuk vaksinasi Covid-19 khususnya dosis kedua dan ketiga dengan sasaran anak hingga lansia.

Pasalnya berdasarkan data yang ada, belum ada yang mencapai 100 persen, baik itu untuk sasaran anak, remaja, umum dan lansia.

"Kita masih fokus vaksin dosis kedua dan ketiga, karena ada beberapa sasaran yang masih belum mencapai target," ujar Ramadhan.

Berdasarkan data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) capaian vaksinasi di Banjarmasin memang belum ada yang mencapai 100 persen.

Untuk sasaran masyarakat umum, dosis 1 baru sebesar 78,65 persen, dosis 2 sebesar 61,76 persen dan dosis 3 sebesar 19,05 persen.

Kemudian untuk sasaran anak-anak, capaian vaksinasi dosis 1 baru sebesar 40,42 persen dan dosis 2 sebesar 26,63 persen.

Selanjutnya dengan sasaran remaja untuk dosis 1 sebesar 97,69 persen, dosis 2 sebesar 81,10 persen dan dosis 3 sebesar 2,09 persen.

Dan sasaran lansia untuk dosis 1 sebesar 61,06 persen, dosis 2 sebesar 45,57 persen dan dosis 3 sebesar 15,53 persen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved