Serambi Ummah

Ketua MUI Balangan: Manfaatkan Daging Kurban Sesuai Kebutuhan

Daging kurban yang dijual oleh penerima boleh saja oleh karena sudah menjadi miliknya.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/syaiful akhyar
Pemotongan dan pembagian daging kurban. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - IBADAH kurban merupakan salah satu sunah muakkad atau sunah yang dikuatkan dan dijalankan umat Islam saat Hari Raya Iduladha.

Dalam menjalankan ibadah ini, mereka yang berkurban memiliki kewajiban untuk membagikan daging kurban kepada penerima yang tepat.

Dimana sasarannya yakni warga kurang mampu.

“Pada dasarnya pelaksana kurban memiliki kewajiban untuk memberikan daging kurban kepada penerima. Lebih baik daging yang diberikan ialah daging mentah, sehingga penerima bisa memanfaatkannya,” jelas Ketua MUI
Balangan, KH Ahmad Yusuf perihal hukum pemanfaatan daging kurban.

Dikatakannya, hal ini telah diatur pada sejumlah kitab fiqih yang kemudian diterapkan oleh masyarakat.

Sumber tersebut didapat dari kitab fiqhussunnah jilid dua halaman 39.

Baca juga: Tiap Tahun Dapat Daging Kurban, Bagi Warga Paringin Ini Lebih Bermakna Bila Dimasak Sendiri

Dijelaskannya, boleh daging kurban dipindahkan ketempat lain yang lebih membutuhkan.

Sedangkan daging kurban yang dijual oleh penerima boleh saja oleh karena sudah menjadi miliknya.

“Sama halnya beras dari hasil fitrah yang boleh dijual oleh penerima, karena mungkin ia membutuh yang selain daging atau beras,” ujarnya.

Daging yang dihasilkan dari ibadah kurban jelas KH Ahmad Yusuf memang seharusnya diserahkan bentuk mentah.

Lalu oleh penerima bisa dimanfaatkan untuk dimasak maupun dijual.

Tidak ditemukan larangan dalam menjual daging yang diterima dari kurban.

Dalam artian dibolehkan bagi penerima untuk memanfaatkan sesuai kebutuhan.

“Lain halnya dengan akiqah yang dagingnya harus dimasak lalu dilaksanakan hajatan dan dikonsumsi tamu,” ucapnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang mampu untuk melaksanakan ibadah kurban.

Terlebih ibadah yang bisa dilaksanakan berkali-kali.

Bahkan orang meninggal pun bisa dibadalkan untuk berkurban.

( Serambi Ummah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved