Kampusiana

Kick Off Kerjasama ULM dan GGGI, Dukung Program Pertumbuhan Hijau Kalsel

Global Green Growth Institute (GGGI) melakukan MoU dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Kick off kerjasama ULM dan GGGI, Senin (20/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pada tanggal 24 Mei 2021 lalu, Global Green Growth Institute (GGGI) melakukan MoU dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Kerjasama itu dalam rangka mendukung pembangunan pertumbuhan hijau dan konservasi energi, dengan tujuan mendukung Indonesia dalam mencapai pertumbuhan hijau yang inklusif secara sosial, berkelanjutan secara lingkungan dan sumberdaya yang efisien. 

GGGI sendiri merupakan Lembaga internasional yang bekerjasama dengan BAPPENAS sebagai focal point, dan beberapa lembaga pemerintah sebagai mitra pelaksana. 

Tujuan yang saling menguntungkan antara para pihak ini dibidang pembangunan berkelanjutan, pengelolaan sumberdaya alam, dan pertumbuhan hijau, pengelolaan hutan, bentang alam dan ekosistem budaya, dukungan energi baru dan terbarukan dan pembangunan kota hijau, serta pembangunan kapasitas sumberdaya manusia.

Baca juga: Jadi Lulusan Terbaik Pendidikan Ners ULM, Rahmi : Disiplin Adalah Kunci Kesuksesan

Baca juga: Panitia Pemilihan Rektor ULM Kalsel Sebut 4 Pendaftar Memenuhi Persyaratan untuk Maju

"Kami bekerjasama dengan ULM ini sesuai dengan mandat dari BAPPENAS untuk menjalin hubungan dengan enam provinsi di Indonesia termasuk Kalsel," kata Kepala Perwakilan GGGI Kalteng, Hendrik Segah, Senin (20/6/2022).

Adapun ruang lingkup yang akan dicapai dalam kolaborasi ini di antaranya memfasilitasi pembangunan berkelanjutan untuk mendukung visi dan misi Provinsi Kalimantan Selatan sebagai provinsi berkelanjutan melalui Program Pertumbuhan Hijau.

Memperkuat Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengelola sumberdaya alam melalui pembangunan kapasitas sumberdaya manusia, dan bantuan teknis unuk lanskap berkelanjutan selalui pengelolaan hutan, khususnya di ekosistem dan hutan gambut tropika, serta bidang lainnya yang disepakati oleh para pihak.

"Ini cocok sekali untuk mendukung visi misi Gubernur Kalsel, karena disebutkan Kalsel Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan (Maju)," ucapnya.

Sementara itu Prof Yudi Firmanul Arifin, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Humas mengatakan, dalam kerjasama ini pihaknya melakukan tiga pelatihan dan dua kegiatan.

Tiga pelatihan tersebut di antaranya penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), pembangunan rendah karbon, dan validasi KLHS.

Sementara dua kegiatan lainnya, mereview kebijakan-kebijakan mengenai pembangunan rendah karbon dan rendah emisi.

Kemudian mereview terhadap studi tentang potensial sektor bidang kehutanan, khususnya konsen kepada kehutanan sosial.

"Ada teori dan ada praktiknya juga, sehingga tidak hanya di kelas tetapi juga turun ke lapangan," ujarnya.

Baca juga: Farmasi ULM Temukan Daun Kasturi Bisa Dijadikan Obat Jerawat

Diungkapkan Prof Yudi bahwa saat ini isu lingkungan merupakan masalah berasama, sehingga dengan kegiatan ini ULM berkomitmen agar Kalsel bisa melaksanakan pertumbuhan hijau, termasuk pembangunan rendah emisi.

"Semoga dengan adanya kami mempersiapkan ahli dibidang ini, bisa membuat pembangunan di Kalsel menjadi lebih baik lagi," harapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved