BTalk Health and Beauty

BTalk, Anjuran dr Balina Eriawati di Banjarmasin Mengenai Badan Langsing dan Sehat

Ingin langsung menurut dr Balina Eriawati dari Banjarmasin pastinya mengacu pada pentingnya kesehatan dan selain itu juga karena urusan penampilan.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Dokter estetik di Banjarmasin, dr Balina Eriawati, menjadi narasumber mengenai langsing dan sehat di acara BTalk program Health and Beuaty yang dipandu jurnalis Banjarmasin Post, Tania Anggrainy, Selasa (21/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tubuh langsing dan sehat adalah idaman setiap wanita. Lantas bagaimana menjaga bentuk tubuh agar tidak kelebihan berat badan? Bagaimana diet yang baik dan perlukah olahraga?

Menurut dr Balina Eriawati, dokter estetik, sebenarnya tidak adalah masalah jika tubuh gemuk atau kurus. Sebab yang merasakan adalah diri sendiri.

"Kurus maupun gemuk atau juga langsing adalah pilihan kita. Asal kita senang dan bahagia, ya tidak masalah," ujarnya di acara BTalk Health & Beauty, Selasa (21/6/2022) pukul 16.00 Wita.

Perbincangan yang dipandu Jurnalis Banjarmasin Post, Tania Anggrainy ini ditayangkan langsung dan bisa disimak ulang di kanal Youtube Banjarmasin Post News Video, Instagram Banjarmasin Post dan Facebook BPost Online.

Video perbincangan dengan dr Balina Eriawati, bisa disimak di link ini: https://www.youtube.com/watch?v=mhKmTFUBZkc

Lanjut dokter Balina, lantas kenapa banyak wanita ingin langsing? Pastinya ini mengacu pada pentingnya kesehatan dan selain itu juga karena urusan penampilan .

"Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa tubuh yang langsing itu seiring dengan tingkat kesehatan dan rendahnya angka kematian. Sedangkan lingkar perut yang besar dengan dengan munculnya penyakit dari dalam tubuh," jelas Balina.

Langsing dalam pengertian secara universal adalah tubuh proporsional. Sedangkan secara kedokteran langsing itu ada hitungan secara BMI dengan ukuran 18,5-25.

Menjaga postur tubuh maupun menurunkan  atau menaikan berat badan menuju tubuh langsing biasa dilakukan orang dengan cara diet.

"Diet itu bicara keperluan kalori yang didapat dari makanan harian kita. Setiap orang kebutuhan kalorinya berbeda tergantung perhitungan dari tinggi dan berat badan masing-masing," jelasnya.

Baca juga: Kebakaran di Kompleks Wildan Telaga Biru Banjarmasin, Dua Rumah Hangus Terbakar

Baca juga: Kru Redaksi Lepaskan Reporter Banjarmasin Post Siti Bulkis ke  Pemakaman Umum Muslimin Barabai 

Contoh, dalam sehari perlu kalori 1.800 untuk kerja organ dalam tubuh. Sedangkan untuk beraktifitas perlu 2.200.

Jadi, saat diet, harus menghitung berapa defisit kalori yang dilakukan. Jika diet tanpa perhitungan dan ternyata kalorinya kurang dari kebutuhan untuk hidup, hanya masuk 1.500 kalori berarti minus 300 kalori.

"Kurangnya kebutuhan kalori dari kebutuhan organ tubuh maka akan membahayakan organ vital tubuh. Itu yang menyebabkan kepala bisa pusing, badan jadi tidak fit atau lemas," jelas Balina.

Apapun jenis dietnya, tidak boleh sampai kekurangan kalori. Sebab itu, konsultasikan dengan ahlinya sebelum melakukan agar dietnya benar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved