Advertorial

Minimalkan Disabilitas, Pentingnya Deteksi Tumbuh Kembang Anak Sejak Lahir hingga Usia 2 Tahun

periode perkembangan syaraf anak yaitu pada 2 tahun pertama mencapai 80% yang artinya tumbuh kembang pada 2 tahun pertama adalah periode yang sangat b

Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Talkshow Nasional minimalkan disabilitas tumbuh kembang anak dengan deteksi dini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anak adalah amanah sekaligus karunia dari Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan mutiara keluarga sehingga perlu dilindungi dan dijaga, karena dalam dirinya terdapat harkat, martabat, dan hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi, termasuk Anak Penyandang Disabilitas.

Berdasarkan data Kementerian Sosial, hingga saat ini populasi penyandang disabilitas sebanyak 148.173 jiwa, dan 30 persen atau 44.464 di antaranya adalah anak – anak.

Sementara, berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, jumlah anak penyandang disabilitas yang bersekolah sebanyak 134.045 anak yang tersebar di 2.209 SLB seluruh Indonesia.

Anak Penyandang Disabilitas merupakan bagian dari keberagaman.

Talkshow Nasional minimalkan disabilitas tumbuh kembang anak dengan deteksi dini
Talkshow Nasional minimalkan disabilitas tumbuh kembang anak dengan deteksi dini
(istimewa)

Disabilitas disebabkan oleh lingkungan, bukan kekurangan fisik seseorang.

Lingkunganlah yang harus berubah agar kaum disabilitas, khususnya anak penyandang disabilitas bisa mendapatkan perlindungan dan berpartisipasi secara penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak.

Upaya yang diberikan oleh Pemerintah untuk melindungi Anak, termasuk Anak Penyandang Disabilitas adalah melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 jo Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang merupakan langkah penting terhadap pemenuhan hak-hak anak yang perlu dilindungi oleh Negara.

Pelaksanaan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas memerlukan keberpihakan kultural dan struktural dari berbagai pihak baik keluarga, rumah tangga, masyarakat dan pemerintah.

Hal ini karena masih adanya pemahaman yang keliru dan sikap diskrimintatif terhadap anak penyandang disabilitas di lingkungan keluarga dan masyarakat, baik dalam bentuk verbal maupun non verbal.

Pada hari minggu, tanggal 5 Juni tahun 2022 telah dilaksanakan kegiatan talkshow yang diisi oleh dokter spesialis anak yaitu dr. Sinta, Sp.A (K) dan fisioterapis dari Jakarta yaitu bapak Ahmad Syakieb, S.Ft, Ftr., MKM dengan mengusung tema “minimalkan disabilitas dengan deteksi dini tumbuh kembang anak”.

Talkshow Nasional minimalkan disabilitas tumbuh kembang anak dengan deteksi dini
Talkshow Nasional minimalkan disabilitas tumbuh kembang anak dengan deteksi dini
(istimewa)
Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved