Kampusiana

Pengabdian Masyarakat, PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin Gandeng KKRA

PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, mengggandeng Kelompok Kerja Raudhatul Athfal melaksanakan pengabdian kepada masyarakat

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin bersama KKRA. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengggandeng Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PIAUD UIN Antasari dengan KKRA Banjarmasin.

Ketua KKRA Banjarmasin Kiki Ernawati yang juga merupakan Kepala RA Islam Bakti 6, sangat mendukung kegiatan kolaborasi dengan prodi PIAUD UIN Antasari Banjarmasin untuk memperkuat dan meningkatkan redesain kurikulum Merdeka di RA di Kota Banjarmasin.

"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu bentuk Tri darma Perguruan Tinggi ini mengangkat tema tentang Kurikulum Merdeka, yang dikemas dalam bentuk workshop dan pendampingan penyusunan Kurikulum Merdeka bagi Lembaga RA di Kota Banjarmasin," katanya, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Bakal Duduk di Kursi Pesakitan, Suami Bandar Arisan Online di Banjarmasin Disidang Pekan Depan

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara offline di Aula RA Bina Anaprasa Pekapuran selama satu hari disambung kegiatan penugasan terbimbing secara online selama satu pekan.

Ketua Prodi PIAUD UIN Antasari, M Irfan Islamy, berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar kepada lembaga-lembaga RA, dalam memahami dan mengembangkan Kurikulum Merdeka nantinya.

Irfan juga menyebutkan pihaknya mengundang narasumber Hj Nisfaidah, kepala sekolah penggerak di TKN Pembina Banjarmasin Tengah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka selama 1 tahun.

"Kami juga melibatkan dosen-dosen Prodi PIAUD sebagai instruktur yang mendampingi peserta dalam merancang dokumen Kurikulum Operasional Sekolah (KOS)," ujarnya.

Kegiatan ini disambut hangat oleh pihak Kementerian Agama Kota Banjarmasin, yang hadir sekaligus membuka secara resmi acara workshop tersebut.

Baca juga: Covid-19 di Nasional Melonjak, Begini Kondisi di Kota Banjarmasin

Kasi Pendidikan Madrasah, Zuardi Atmadinata, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, perubahan kurikulum harus disikapi secara positif dan disambut baik oleh semua pihak.

"Perubahan tersebut tentunya diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi, terhadap pendidikan Indonesia pada umumnya dan Pendidikan RA di Kota Banjarmasin khususnya.

Kedepannya diharapkan banyak kegiatan-kegiatan positif yang bisa terus diselenggarakan secara kolaborasi antara Prodi PIAUD UIN Antasari dengan Lembaga-lembaga terkait, seperti IGRA, KKRA dan lain-lain.

Kegiatan juga dihadiri oleh pengawas madrasah di Kota Banjarmasin, salah satu yang hadir Salafudin Fitri, sangat terkesan melihat antusias para peserta yang masih bertahan dan semangat mengikuti kegiatan.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved