Liga Prancis

Keyakinan Presiden PSG Soal Lionel Messi di Liga Prancis 2022-2023, Duet Kuat Mbappe

Presiden Paris Saint Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi membuat prediksi berani soal Lionel Messi setelah kesulitan musim debutnya di Liga Prancis.

Penulis: Aprianto | Editor: Khairil Rahim
AFP
Pemain depan Paris Saint-Germain Argentina Lionel Messi (kiri) dan pemain depan Paris Saint-Germain Prancis Kylian Mbappe. Presiden Paris Saint Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi membuat prediksi berani soal Lionel Messi setelah kesulitan musim debutnya di Liga Prancis. FRANCK FIFE / AFP 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Paris Saint Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi membuat prediksi berani soal Lionel Messi setelah kesulitan musim debutnya di Liga Prancis.

Lionel Messi berjuang untuk menemukan bentuknya dalam musim debutnya bersama PSG di Liga Prancis. Nasser Al-Khelaifi mengakui itu bukan musim terbaiknya, dia telah membuat prediksi yang berani.

Transfer musim panas terkenal Lionel Messi dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG) tahun lalu tidak berjalan sesuai rencana, tetapi Nasser Al-Khelaifi yakin penampilannya akan meningkat musim depan.

Presiden PSG telah menegaskan bahwa klub sepenuhnya berharap untuk melihat "versi terbaik Messi yang pernah ada" untuk musim berikutnya di Liga Prancis dan Liga Champions.

Baca juga: Soal Zinedine Zidane akan Latih PSG, Pemilik PSG, Nasser Al-Khelaifi Ungkap Fakta Terbaru

Baca juga: PSG Kesulitan Jual Rekan Messi di Bursa Transfer, Juventus Jadi Opsi Pinjaman Neymar

Baca juga: Jadwal Liga Champions 2022, AC Milan, Liverpool, PSG, Real Madrid & Bayern Munchen Di Pot Ini

Mengantisipasi peningkatan cukup besar dari superstar Argentina, yang musim pembukaannya sulit di ibukota Prancis membuatnya hanya mencetak enam gol dalam 27 penampilan di Liga Prancis.

Messi juga tidak mampu mencegah PSG tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid, melihat penalti leg pertamanya diselamatkan oleh Thibaut Courtois.

Pertandingan Ligue 1 yang diikuti dengan penghinaan, ketika PSG bentrok dengan Bordeaux, melihat Messi dan rekan setimnya Neymar dicemooh oleh penggemar PSG.

Pemenang Ballon d'Or tujuh kali itu gagal memenuhi tuntutannya di Paris hingga saat ini, mencetak 11 gol dalam 34 penampilan di semua kompetisi musim lalu.

Laporan baru-baru ini mengindikasikan bahwa Messi tidak senang karena dia gagal menetap di kota dan di klub karena berbagai alasan, dengan potensi untuk memotong kontrak dua tahunnya di klub.

Sebagai perbandingan, ia berhasil mencetak 38 gol selama masa jabatan terakhirnya di Camp Nou.

Terlepas dari kurangnya kemahirannya di depan gawang, Messi menimbang dengan 14 assist penting di Ligue 1 saat timnya melesat ke gelar liga.

Ada tanda-tanda di paruh kedua musim bahwa pemain Argentina itu mulai terhubung dengan lebih baik dengan Kylian Mbappe, yang sering membuat umpan tepat waktu dari umpan-umpan Messi.

Mbappe sejak itu memilih untuk menandatangani perpanjangan kontrak tiga tahun dengan juara Ligue 1, membuatnya tetap di kampung halamannya hingga 2025.

Kesepakatan itu memastikan dia tidak akan bergabung dengan Real Madrid dengan status bebas transfer musim panas ini, seperti yang diharapkan banyak orang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved