Menelusuri Gua Batubenawa HST

Wisata Kalsel - Gua Batubenawa HST, Destinasi Murah dengan Pengalaman Seru, Lokasi Mudah Dicapai

Lokasi Gua Batubenawa HST cukup mudah dicapai, dari Barabai, ibu kota Kabupaten ke Pagat hanya berjarak sekitar 7 kilometer.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Bagian depan mulut Gua Batubenawa Bagian depan mulut Gua Batubenawa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Wisata minat khusus ke Gua Batubenawa di Desa Pagat Kecamatan Batubenwa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kini mulai digemari masyarakat.

Khususnya mereka yang menyukai tantangan dan pengalaman baru dan seru.

Apalagi, lokasi gua tersebut cukup mudah dicapai.

Dari Barabai, ibu kota Kabupaten ke Pagat hanya berjarak sekitar 7 kilometer.

Bisa ditempuh menggunakan mobil, sepeda motor maupun sepeda.

Baca juga: Wisata Kalsel - Gua Batubenawa HST, Terlihat Menakutkan, di dalam Suguhkan Pemandangan Cantik

Baca juga: Wisata Kalsel - Trek di Gua Batubenawa HST Menegangkan tapi Juga Mengasyikkan

Parkir kendaraan pun cukup mudah. Tersedia banyak tempat parkir di halaman rumah warga dan depan loket masuk di pinggir jalan.

Untuk biaya parkir mobil Rp 5000 dan parkir sepeda motor Rp 3.000.

Adapun tiket masuk kawasan wisata, Rp 10.000 per orang, sudah termasuk menggunakan fasilitas umum seperti toilet, kamar ganti pakaian, dan menyeberang ke gua.

Bagi yang ingin menelusuri gua, wajib didampingi tim pemandu.

Mereka akan menyediakan perlengkapan ke gua seperti senter, obor serta pengarahan sebelum masuk gua.

Baca juga: Wisata Kalsel- Masuk Gua Batubenawa HST Wajib Dikawal Pemandu, Ada Trek Ekstrem Licin dan Berlumpur

Baca juga: Wisata Kalsel - Gua Batubenawa HST Pernah Diterangi Listrik, tapi Cahaya Obor Lebih Dramatis

Untuk jasa pemandu per sekali trip, Rp 100 ribu , maksimal untuk 10 orang dengan waktu satu jam.
“Terserah mau berapa orang, tapi maksimalnya 10 orang untuk memudahkan pendampingan,” kata Reza Pahlifi, creator yang juga pemandu di objek wisata Pagat Batubenawa.

Persiapan apa saja yang dilakukan sebelum masuk gua? Menurut Reza, gunakan pakaian simple yang memudahkan bergerak bebas.

Sebab, terdapat sejumlah Lorong, medan berair serta batu-batu yang harus didaki dan dipijak dalam air.

“Taati arahan pemandu saat di dalam, dan siapkan mental dan fisik. Harus yakin dan percaya arahan pemandu tak mungkin ingin mencelakakan wisatawan,” katanya.

(banjarmasinpst.co.id/hanani)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved