Menelusuri Gua Batubenawa HST

Wisata Kalsel- Masuk Gua Batubenawa HST Wajib Dikawal Pemandu, Ada Trek Ekstrem Licin dan Berlumpur

Gua Batubenawa diketahui hanya memiliki akses satu pintu masuk segaligus pintu keluar, pengunjung mengeksplorasi gua melalui rute satu arah.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Keindahan di dalam gua Batubenawa, Pagat, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Menelusuri Gua Batubenawa,di Desa Pagat, di Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, tak memerlukan peralatan khusus dan keahlian khusus.

Meski demikian, tetap wajib didampingi petugas pemandu wisata setempat yang sudah mengenal medan trek dan detil kondisi di dalam.

Gua Batubenawa diketahui hanya memiliki akses satu pintu masuk segaligus pintu keluar.

Pengunjung mengeksplorasi gua melalui rute satu arah.

Tidak ada yang mengetahui persis berapa panjang dan luas gua karena belum ditemukan catatan sejarah tertulis, siapa saja yang pernah menelusuri bagian dalam gua secara keseluruhan.

Baca juga: Wisata Kalsel - Gua Batubenawa HST, Terlihat Menakutkan, di dalam Suguhkan Pemandangan Cantik

Baca juga: Wisata Kalsel - Trek di Gua Batubenawa HST Menegangkan tapi Juga Mengasyikkan

Apalagi, pasca banjir bandang pada Januari 2021 yang melanda wilayah HST, termasuk kecamatan Batubenawa, lorong-lorong di dalam gua sulit dimasuki.

Sebab akses jalannya menjadi berlumpur dan licin.

“Kecuali mereka yang mau nenelusuri itu sudah terbiasa dengan trek ekstrem, bisa saja sebenarnya,“ kata Reza Pahlefi, creator sekaligus pemandu objek wisata Pagat Batubenawa.

Selama ini, trek mudah yang bisa dicapai pengujung hanya di kedalaman sekitar 80 meter dari mulut gua.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved