Kriminalitas Kalbar

Aksinya Terekam CCTV, Begini Terduga Pelaku Habisi Bos Toko Ban di Sintang Kalimantan Barat

Pembunuh Tjin Tek Fo alias Susanto yang merupakan bos Aneka Ban di Sintang Kalbar terbongkar. Rekaman CCTV mengungkap pelaku adalah karyawan sendiri

Editor: Hari Widodo
TribunPontianak/Dok. Polres Sintang
OLAH TKP - Anggota Polsek Sintang Kota bersama anggota identifikasi Polres Sintang melakukan olah TKP di toko Aneka Ban terkait Korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan terbungkus karung putih di bawah jembatan rokan penyangka dua, Desa Suka Jaya, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Jumat (24/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SINTANG - Berbekal Rekaman CCTV, polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap kakek yang jasadnya ditemukan terbungkus karung putih di bawah jembatan rokan penyangka dua, Desa Suka Jaya, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang yang ternyata bos Toko Aneka Ban di Sintang, Kalimantan Barat.

Jasad korban yakni Tjin Tek Fo alias Susanto, kakek 60 tahun ditemukan dalam posisi di dalam karung berwarna putih, pada Jumat tanggal 24 Juni 2022, sekitar pukul 10.50 Wib. Diduga, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.

Bos Toko Aneka Ban di Sintang, Kalimantan Barat itu ternyata dihabisi di toko miliknya. Berbekal rekaman CCTV, polisi berhasil membekuk pelaku yang tak lain adalah karyawan korban.

"Korban merupakan pemilik Toko Aneka Ban yang berada di Jl. MT. Haryono KM. 4 RT 05 RW 02 Kelurahan Rawa Mambok Kecamatan Sintang," kata Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian melalui Kapolsek Sintang Kota, Iptu Sutikno.

Baca juga: Pembunuhan di Asamasam Kabupaten Tanah Laut Kalsel, Dua Pelaku Menyerah

Baca juga: VIDEO Kasus Pembunuhan di Asamasam Kalsel Digelar, Kembar Disebut Seperti Artis Korea

Baca juga: Tewas Dibunuh, Wajah Pemuda 25 Tahun di Tapin Kalsel Ini Ditemukan Penuh Luka Bacokan

Sebelum jasadnya ditemukan, korban sempat dilaporkan hilang sejak 13 Juni 2022. Polsek Sintang Kota menerima laporan orang hilang pada 16 Juni 2022.

"Laporan warga, ada penghuni Toko Aneka Ban jalan MT Haryono Km 04 sintang sudah kurang lebih sekitar 11 hari pintu toko tidak terbuka dan tidak ada aktivitas kegiatan toko," ujar Sutikno.

Laporan warga segera ditindaklanjuti, anggota Polsek Sintang Kota bersama anggota identifikasi polres sintang bersama ketua RT mendatangi toko dan membuka dan melakukan olah TKP di dalam toko.

"Ditemukan bercak darah yang sudah kering berada di kursi kasir dan lantai toko," ungkap Sutikno.

Tim Kemudian melakukan pengecekan CCTV. Didapati kabel CCTV sudah dalam keadaan tercabut dan memori card CCTV sudah hilang.

"Kemudian petugas mengamankan 1 unit Reciver CCTV dan kemudian petugas membuka rekaman CCTV dan berhasil mendapatkan rekaman," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved