Yayasan Adaro Bangun Negeri

Putra Perkasa Abadi Raih Kontrak Kerjasama dengan Adaro Indonesia

Putra Perkasa Abadi (PPA) meraih kontrak kerjasama di Site Adaro Indonesia melalui PT Saptaindra Sejati - Adaro Services.

Editor: Eka Dinayanti
yayasan adaro bangun negeri
perwakilan manajemen Adaro Indonesia, SIS, dan PPA pose bersama 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Putra Perkasa Abadi ( PPA) meraih kontrak kerjasama di Site Adaro Indonesia melalui PT Saptaindra Sejati - Adaro Services.

Kerjasama tersebut ditandai dengan Seremonial First Cut Operation sebagai tanda dimulainya operasi kegiatan penambangan.

PPA dalam kontrak perdana ini akan mengerahkan 7 fleets alat berat yang terdiri dari 4 fleet PC2000 dan 1 fleet PC1250 untuk kegiatan overburden removal, serta 2 fleet PC1250 untuk coal getting.

Seremonial First Cut Operation yang berlangsung di Adaro Indonesia tambang Wara, Kalimantan Selatan dihadiri R Teguh Saptosubroto, Direktur PPA, Handy Sastradi selaku PJO Site PPA Adaro, Sugeng Wibowo selaku PJO SIS dan Suhernomo selaku Kepala Teknik Tambang Adaro Indonesia.

kiri ke kanan - Direktur PPA R Teguh Sabtosubroto , PJO PPA jobsite Adaro Handy Sastradi dan KTT PT Adaro Indonesia Suhernomo, meninjau lokasi site Adaro tambang Wara
kiri ke kanan - Direktur PPA R Teguh Sabtosubroto , PJO PPA jobsite Adaro Handy Sastradi
dan KTT PT Adaro Indonesia Suhernomo, meninjau lokasi site Adaro tambang Wara (yayasan
adaro bangun negeri)

“Suatu penghargaan dan kebanggaan bagi Putra Perkasa Abadi dapat bekerja sama dengan Adaro Indonesia yang merupakan salah satu produsen batubara terbesar di Indonesia, kami akan memberikan yang terbaik untuk mencapai target produksi, bekerja dengan maksimal, tentu dengan tetap memperhatikan aspek safety dalam operasional,” ujar R Teguh Saptosubroto dalam sambutannya.

Terjalinnya kerjasama ini merupakan bukti dari kerja keras PPA selama ini dalam mempertahankan kualitas kerja melalui produktivitas, efektivitas, serta safety yang dijaga ketat, sehingga mampu menghadirkan kepercayaan kepada klien-klien PPA.

Dengan adanya Project Adaro Indonesia dan penambahan beberapa Project baru di 2022 ini, PPA optimis diakhir tahun dapat mencapai posisi 3 besar perusahaan jasa pertambangan di Indonesia dengan total produksi overburden removal sebesar 267 juta BCM.

kiri ke kanan - Direktur PPA R Teguh Sabtosubroto , PJO SIS Sugeng Wibowo dan KTT Adaro Indonesia Suhernomo, menekan sirene yang menandai dimulainya operaional PPA di Site Adaro Indonesia tambang Wara
kiri ke kanan - Direktur PPA R Teguh Sabtosubroto , PJO SIS Sugeng Wibowo dan KTT Adaro
Indonesia Suhernomo, menekan sirene yang menandai dimulainya operaional PPA di Site
Adaro Indonesia tambang Wara (yayasan adaro bangun negeri)

“Dengan kesempatan ini, membuka potensi mewujudkan visi dan misi PPA untuk menjadi 3 besar perusahaan jasa pertambangan di Indonesia, bahkan dengan tambahan beberapa project baru dan pertumbuhan produksi di project existing, kami optimis dalam 2 tahun kedepan, PPA dapat meraih posisi 2 besar,” Tegas R Teguh Saptosubroto.

Kontrak baru ini semakin menegaskan kualitas PPA sebagai salah satu kontraktor tambang yang professional dalam bekerja serta berpengalaman di bidangnya.

Tidak hanya itu, PPA juga siap menyokong proyek ini dengan memastikan Physical Availability (PA) yang tinggi dan turut menerapkan kaidah Good Mining Practice serta didukung penerapan sistem teknologi modern yang terintegrasi untuk peningkatan safety dan produksi, yang sejalan dengan tagline PPA yaitu Safe and Strong Operational Performance. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved