Tajuk

Pemerataan Peserta Didik

Sekolah berkarakter dan memiliki track record yang sangat mentereng tentu akan menjadi pertimbangan yang sangat dominan.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 telah dilakukan serentak di Kalsel mulai Senin (27/6).

Sesuai dengan surat keputusan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kalsel, PPDB online jalur zonasi 50 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen dan perpindahan orangtua 5 persen.

Besar harapan, formasi ini bisa menjadikan pendidikan di Kalsel dan juga Tanah Air umumnya bisa merata di semua sekolah, baik favorit, berkembang, sedang berkembang dan terkebelakang.

Poin terakhir, menjadikan sekolah untuk lebih memacu plus koreksi dini agar bisa lebih kompetitif atau bersaing mengembangkan pendidikan dan keterampilan dengan sekolah-sekolah lainnya yang lebih maju dan berkembang.

Tidak salah, jika sekolah sangat menginginkan karakter pendidikan yang diusungnya memiliki kemajuan serta ketertarikan calon siswa untuk terus berkembang dan menunjukkan keterampilan serta kredibitas yang dimilikinya.

Wajar, jika calon siswa dan orangtua ingin terus berkembang hingga nanti mengecap dunia perkuliahan, bahkan lebih dari itu yakni dunia kerja.

Dengan PPDB online jalur zonasi 50 persen dan prestasi 30 persen yang banyak diminati dan hampir setiap tahun baru ajaran, terjadi perebutan kursi, terutama di sekolah-sekolah favorit yang menjadi cikal bakal siswa terus mengembangkan diri dan terus berkembang.

Kecerdasan bukan hanya ukuran untuk bisa masuk ke sekolah favorit.

Tapi, lebih dari itu, jenjang prestasi juga menjadi pertimbangan sekolah untuk menerima calon siswa yang akan bisa mengharumkan nama sekolah di masa mendatang.

Setidaknya untuk tiga tahun kedepan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved