Berita Tanahlaut

Cegah Penularan PMK Dekati Hari Raya Kurban, Disnak Keswan Tanahlaut Imbau Hal Ini Pada Peternak

Meminimalisasi penyebaran PMK pada ternak sapi, Disnak Keswan Tala mengimbau peternak untuk mengantar hewan kurban mendekati hari H

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
Musmujiono untuk BPost
PETUGAS Disnak Keswan Tala kembali turun ke Desa Bumijaya melakukan penanganan lanjutan terhadap sejumlah sapi yang terindikasi terkena PMK, Rabu (18/5/2022) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Meski telah cukup melandai, namun hingga kini penyakit mulut dan kuku (PMK) masih menyelubungi sejumlah ternak sapi di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tala juga masih terus melakukan penanganan dan pemantauan.

Apalagi tak lama lagi segera tiba momen kurban yang selalu dibarengi tingginya transaksi jual beli dan mobilisasi hewan ternak.

Hal tersebut juga dicermati secara khusus karena berpotensi terhadap penularan penyakit, termasuk PMK.

Baca juga: Peternak di Tubau HST Provinsi Kalsel Akui Dua Ternak Sapinya Postif PMK, Sebut dari Pelaihari

"Kami mengimbau peternak agar sapi yang untuk kurban, pengantarannya mendekati hari 'H' saja," ucap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pascapanen dan Pengolahan Hasil Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tala drh Taufik, Rabu (29/6/2022).

Ia mengatakan ternak sapi yang terpapar PMK di Desa Bumijaya, Kecamatan Bajuin, umumnya dijual untuk kurban.

Saat ini sebagian besar sapi setempat yang terpapar PMK telah sembuh.

Meski begitu, ucap Taufik, kewaspadaan tetap penting diperhatikan.

Meminimalisasi mobilisasi ternak menjadi bagian upaya mencegah penularan PMK.

Dikatakannya, saat ini beberapa daerah di Kalsel juga telah terpapar PMK.

Karena itu risiko tertular PMK saat melakukan pengantaran sapi kurban ke daerah lain juga menjadi terbuka.

"Jangan sampai saat kembali ke Tala seusai mengantarkan sapi kurban pesanan, malah tertular PMK. Ini yang tidak kita kehendaki. Karena itu saran kami agar pengantaran sapi kurban dilakukan mendekati hari raya kurban," tandasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan kasus PMK di Bumijaya yang merupakan awal teridentifikasinya PMK di Tala, saat ini telah menyusut signifikan sapi yang terpapar.

Sebagian besar telah membaik dan sembuh.

Baca juga: Cegah Wabah PMK, 200 Kerbau di Desa Tampakang Kabupaten HSU Kalsel di Suntik Vaksin

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved