Berita Tanahlaut

Tanahlaut Perbanyak Halte Sampah, Bangunannya Didesain Minimalis Mirip Kafe Kekinian

Pemkab Tanahlaut merencanakan membangun lebih banyak lagi halte sampah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/roy
INILAH penampakan halte sampah yang baru bangun dan mulai dioperasionalkan oleh DPRKPLH Tala. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Satu unit Halte Sampah yang dibangin Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tertib membuang sampah.

Karena itu Halte Sampah saat ini sedang diupayakan diperbanyak.

"Rencana kami menambah dua unit lagi sehingga tahun ini ada tiga Halte Sampah," ucap Kepala DPRKPLH Tala Ismail Fahmi, Rabu (29/6/2022).

Pembangunan halte sampah tersebut tidak membebani daerah karena biayanya bersumber dari pihak ketiga.

Baca juga: Biasakan Warga Tertib Buang Sampah, LH Tanahlaut Bikin Halte Sampah Secantik ini

Baca juga: Perlu Lubang Pembuangan Sampah Baru di TPA Tebing Liring Kabupaten Hulu Sungai Utara

Baca juga: Manfaatkan Sampah Organik, 70 Guru di HST Diajak Praktek Bikin Eco Enzyme

DPRKPLH Tala menggandeng perusahaan swasta dalam membangun Halte Sampah tersebut.

Lokasi kedua halte sampah yang akan segera dibangun berada di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari. Letaknya persis berseberangan dengan retail modern.

Fahmi didampingi bawahannya, Kepala UPT Kebersihan Deny Wahyudi dan Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Tala Dwi Hadi Putra menyurvei lokasi tersebut, pagi tadi.

Di lokasi tersebut saat ini telah ada tempat pembuangan sampah berupa satu unit bak kontainer yang diletakkan di bahu jalan setempat.

Di belakangnya terpisah saluran drainase, juga ada dua unit bak sampah beton yang tak tergunakan lagi.

Halte sampah akan dibangun di bahu jalan tersebut. Kebetulan bahu jalan setempat cukup lebar yakni sekitar empat meter dari tepi aspal dan saluran drainase sehingga memungkinkan dibangun bangunan halte sampah.

Posisi tersebut dinilai cukup strategis karena berada di tepi jalan protokol yang selalu ramai dilintasi pengendara sehingga tiap saat akan selalu dilihat warga.

Diharapkan, keberadaan Halte Sampah yang bersih dan rapi mendorong penguatan kesadaran warga agar membuang sampah secara baik dan benar.

"Konsep bangunan halte sampah kami bangun sebersih mungkin sehingga tidak ada kesan jorok. Jadi, warga akan nyaman untuk berhenti dan membuang sampah ke dalam bak. Tidak sambil berkendara melemparkan bungkusan berisi sampah," ucap Fahmi.

Desain bangunan Halte Sampah tersebut cukup keren, bergaya minimalis dan sepintas mirip bangunan kafe kekinian.

Bagian atapnya berwarna biru berbahan sejenis fiberglass dengan cat warna merah yang menyelubungi tiang-tiangnya.

Fahmi mengatakan halte sampah tersebut dibiayai pihak ketiga dari perusahaan besar swasta kelapa sawit yang berada di Kecamatan Jorong yakni PT CPKA.

Baca juga: Buang Sampah Sembarangan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Akan Terapkan Sanksi Denda

"Selanjutnya untuk satu unit halte sampah lainnya dibiayai dari PT Arutmin Indonesia. Lokasinya masih kami cari. Itu merupakan bagian dari CSR (community social responsibility) mereka," tandasnya.

Kabid Binamarga DPUPRP Tala Dwi Hadi Putra mengatakan bahu Jalan A Syairani memang cukup lebar. Termasuk di area yang akan dibangun halte sampah. "Jadi, secara teknis memungkinkan dibangun halte sampah," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved