Kriminalitas Tabalong

Selain Curanmor di Tabalong, Pria Balangan Ini Juga Dijerat Kasus Kepemilikan Sajam

Warga Balangan, pelaku curanmor di Tabalong mengaku aksinya dilakukan karena tidak memiliki uang tetapi ingin memiliki sepeda motor.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
Humas Polres Tabalong
SN alias Yansyah sudah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan kepemilikan senjata tajam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tertangkap basah warga saat lakukan pencurian sepeda motor (curanmor), SN alias Yansyah, (21), kini harus menghadapi ancaman dua pasal tindak kejahatan yang dilakukannya.

Selain diproses hukum karena kasus curanmor, pria yang mengaku warga Desa Putat Basiun, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, juga dijerat dengan kasus kepemilikan senjata tajam (sajam).

SN alias Yansyah yang diketahui mengontrak di kos-kosan di wilayah kelurahan Mabuun, kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel ini, diketahui juga pernah diproses hukum atas kasus pencurian handphone.

Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin melalui Kasat Reskrim Polres Tabalong Iptu Galih Putra Wiratama, Kamis (30/6/2022), membenarkan telah mengamankan pelaku SN alias Yansyah.

Baca juga: Remaja HSU Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Polisi, Lakukan Aksi di Tabalong

"Yang bersangkutan lakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor Senin 27 Juni 2022 sekitar pukul 02.30 Wita di parkiran langgar Al Ikhlas, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya.

Untuk barang bukti yang diamankan 1 unit jenis sepeda motor nopol DA 6409 UB merk honda spacy, beserta STBK dan BPKB.

Kemidian 1 besi bekas penggorengan dengan panjang sekitar 13 cm, 1 buah senjata tajam jenis pisau stainless dengan panjang 20 cm dan 1 buah sepeda dayung merk aviator warna abu-abu.

Disampaikannya, pelaku mengambil dengan cara memcoba merusak kunci sepeda motor, milik korban akan tetapi tidak berhasil dan kemudian terhadap sepeda motor tersebut tersangka bawa dengan cara menyeret dan mendorong.

Pemgakuannya, aksi curnamor dilakukan karena tidak memiliki uang tetapi ingin memiliki sepeda motor untuk dipakai berjualan pentol.

Bermula, Senin 27 Juni 2022 dinihari sekitar pukul 01.00 Wita pelaku berangkat dari kos - kosan di Mabuun dengan mengunakan sepeda dengan membawa 1 besi bekas yang dibuat sedemikian rupa.

Setelah beberapa saat, pelaku melihat sepeda motor Honda Spacy, warna merah hitam, nopol DA 6409 UB milik korban, PA alias Pani l, yang terparkir di langgar Al Ikhlas Mabuun.

Kemudian pelaku mendekati sepeda motor tersebut.

Setelah memastikan situasi aman, langsung mencoba untuk mencuri sepeda motor tersebut menggunakan besi yang sudah disiapkan, akan tetapi upayanya gagal.

Baca juga: Petugas Gabungan Gerai Vaksinasi Presisi Polres Tabalong Kembali Suntikan Vaksin Covid-19

Merasa gagal, pelaku kembali ke kos-kosannya untuk mengambil senjata tajam jenis pisau stainless dan kembali lagi ke tempat sepeda motor yang akan dicuri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved