Kriminalitas Kaltim

Dirudapaksa Paman Sendiri, Pelajar SMA di Samarinda Kaltim Hamil 5 Bulan

Seorang pelajar SMA di Samarinda menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh pamannya sendiri. Kini pelajar 17 tahun itu hamil 5 bulan

Editor: Hari Widodo
Tribun Video
Ilustrasi-pelajar SMA di Samarinda, Kaltim menjadi korban perkosaan paman sendiri hingga hamil 5 bulan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Seorang pelajar SMA di Samarinda menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh pamannya sendiri.

Akibat aksi bejat sang paman, kini pelajar SMA berusia 17 tahun itu harus menanggung derita karena tengah hamil 5 bulan.

Ulah bejat pelaku terungkap saat  sang tante mengendus keganjilan dari bentuk perut keponakannya yang buncit hingga terungkap perkosaat yang dilakukan pelaku.

Tak menunggu waktu lama, tante korban langsung melaporkan kejadian yang dialami korban ke polisi.

Baca juga: Coba Lakukan Perkosaan, Pria 30 Tahun asal Bartim Ini Tega Lukai Bocah SD di Tabalong

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET Siswi SMP di NTT Diperkosa 10 Pria, Tujuh Pelaku Telah Ditangkap

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Ayah Bejat di Kotabaru Tiduri Anak Kandung Sejak Kelas 2 SD

Perbuatan pria bejat berusia 44 tahun yang tega menggauli keponakannya sendiri hingga hamil 5 bulan, tentu mengejutkan warga sekitar karena tak pernah terduga sebelumnya.

Perbuatan tersangka ini terkuak saat salah seorang tante korban melihat perubahan bentuk tubuh pada korban.

Terlihat jelas bentuk tubuh korban seperti orang yang sedang mengandung.

"Tapi setahu keluarganya, korban ini tidak pernah berpacaran ataupun keluar untuk nongkrong, akhirnya si tante belikan test pack dan benar hamil. Ditanyalah siapa yang sudah berbuat, dan mengaku itu ulah sang paman," jelas Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) AKP Teguh Wibowo, Sabtu (2/7/2022).

Mendengar pengakuan pelajar SMA tersebut, pihak keluarga langsung melapor ke Mapolresta Samarinda yang langsung direspons oleh Unit PPA Satreskrim.

Pelaku sendiri tidak berkutik dan langsung mengakui perbuatannya saat pihak kepolisian menjemput dirinya pada Kamis (30/6/2022) lalu di kediamannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved