Travel

Sulit Akses ke Air Terjun Siwalangan Kabupaten HST, Pengunjung Berharap Dipasang Paving Block

Menuju tempat wisata Air Terjun Siwalangan di HST, Kalsel jalannya curam, berbatu, rawan jatuh ke jurang. Wisatawan minta dipaving block.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Keindahan air terjun Siwalangan, menggoda pengunjung untuk menikmati kesejukan airnya, lokasinya di Desa Kindingan, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - WIsata air terjun Siwalangan di Desa KIndingan, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), resmi menjadi destinasi wisata baru.

Peresmiannya oleh BUpati HST H Aulia Oktafiandi yang dilaksanakan saat MInggu (3/7/2022).

Keindahan Air Terjun Siwalangan di HST yang berada di hutan kawasan Pegunungan Meratus tersebut tak diragukan lagi.

Meski dari sisi ketinggiannya kalah tinggi dengan air terjun lainnya di Kabupaten HST, namun alam di sekitarnya sangat asri.

Berada di bawah jembatan gantung, air terjun itu memiliki kolam di bawahnya yang mirip kawah besar.

Baca juga: Temui Jemaah Haji di Mekkah, Kakanwil Kemenag Kalsel Minta Siapkan Mental Fisik Saat Armuzna

Baca juga: Ikuti Ketetapan PP Muhammadiyah, Masjid Al Jihad Banjarmasin Salat Idul Adha di Lapangan Kamboja

Baca juga: Kendarai Mobil Diduga Hasil Penggelapan, Sopir dari Kabupaten Tabalong Ini Juga Miliki Sabu

Airnya sangat sejuk dan dingin serta bening, sebening kaca. Pengujung yang datang ke sana selalu tergoda untuk bercebur.

Apalagi warga setempat memastikan mandi di bawah Air Terjun Siwalangan di HST ini memang aman.

Namun sayang, akses jalannya kini masih sulit dan ekstrem. Sekitar satu kilometer menuju lokasi, pengunjung harus menerabas jalan kecil yang di sebelah kirinya jurang dan sebelah kanannya dinding gunung.

Jalan tersebut masih berupa tanah merah yang sebagian berbatu. Kondisi tanjakan dan turunan cukup curam dan hanya bisa dilewati sepeda motor.

Penuturan Herlina, wisatawan, bagi yang sudah terbiasa melewati jalan tersebut tak masalah.

Baca juga: Gubuk Pemuda di Benua Anyar Banjarmasin Terbakar, Korban Perlu Uluran Tangan

Baca juga: Diserang Saat Nongkrong, Jari Pemuda di Banjarmasin Ini Luka Parah

Baca juga: Kehadirannya Banyak Dikeluhkan, Kini Pengamen Dilarang Beroperasi di Tanahlaut Kalsell

Namun bagi yang tak hapal medan, khususnya saat berpapasan dengan pengendara lain, cukup membahayakan.

“Harapan kami, tentu ada perbaikan akses jalan menuju lokasi air terjun ini oleh pemerintah. DIberi paving block seperti ke air terjun Haratai di Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” katanya.

Menurut Herlina, salah satu faktor objek wisata mendapat kunjungan banyak wisatawan adalah kemudahan akses jalan.

“Sebab, seindah apapun tempat yang dikunjungi, jika aksesnya sulit, tetap akan jadi wisata minat khusus. Artinya, kalangan tertentu saja yang mau susah payah mencapainya,”katanya.

Sementara itu, pantauan Banjarmasinpost.co.id, sejumlah fasilitas yang dibangun di sekitar wisata Air Terjun Siwalangan di HST ini antara lain dua gazebo sederhana dari bambu.

Akses jalan di Desa Kindingan, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. Warga setempat berharap akses jalan menuju lokasi air terjun Siwalangan diperbaiki pemerintah untuk mendukung akses kunjungan wisatawan.
Akses jalan di Desa Kindingan, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. Warga setempat berharap akses jalan menuju lokasi air terjun Siwalangan diperbaiki pemerintah untuk mendukung akses kunjungan wisatawan. (BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI)

Kemudian, titian bambu menuju WC dan kamar ganti pakaian, serta papan papan nama air terjun.

Berjarak sekitar 30 kilometer dari Barabai, ibukota Kabupaten HST, lokasinya bisa dicapai menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Namun, untuk mobil hanya sampai di titik tertentu karena harus lelewati jalan setapak sekitar satu kilometer. 

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved