Politala

Politala Bersama Direktorat Intelkam Polda Kalsel Teken MoU Cegah Kejahatan Siber

Kampus Politala dan Direktorat Intelkam Polda Kalsel jalin kerja sama dalam hal pencegahan kejahatan siber, Senin (6/7/2022).

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Kepala Subdit V Kamsus Dit Intelkam Polda Kalimantan Selatan, AKBP Soetrijono, bersama Direktur Politeknik Tanah Laut (Politala), Dr Hj Mufrida Zein, menandatangani MoU Pencegahan Kejahatan Siber, Rabu (6/7/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kejahatan siber saat ini menjadi perhatian khusus berbagai pihak.

Karena itu pula, Politala)'>Politeknik Negeri Tanah Laut ( Politala) bersama Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Selatan berkomitmen bersinergi melakukan pencegahan kejahatan tersebut.

Guna memaksimalkan kerjasama, kedua pihak melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pencegahan Kejahatan Siber, Senin (6/7/2022) siang.

Kegiatannnya berlangsung di lantai tiga Gedung Kuliah Terpadu Kampus Politala di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel.

Penandatanganan dilakukan oleh Kasubdit V Kamsus (Keamanan Khusus) Direktorat Intelkam Polda Kalsel, AKBP Soetrijono,  SP, MM, dan Direktur Politala Dr Hj Mufrida Zein, SAg, MPd.

KaSubdit intelkam Polda kalsel AKBP Soetrijono dan Direktur Politala Dr Hj Mufrida Zein.
Kepala Subdit V Kamsus Dit Intelkam Polda Kalimantan Selatan, AKBP Soetrijono, dan Direktur Politeknik Tanah Laut (Politala), Dr Hj Mufrida Zein, bersama para pihak terkait setelah penandatangani MoU Pencegahan Kejahatan Siber di kampus Politala, Rabu (6/7/2022).

Perwakilan Forkominda Kabupaten Tala dan jajaran pejabat teras Pemkab Tala turut hadir menyaksikannya.

Di antaranya, Kepala Dinas Perhubungan Tala Gentry Yuliantono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Tala H Zainal Abidin, Kepala Dinas Kominfo Tala Suharyo, dan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tala Maria Ulfah.

Disampaikan AKBP Soetrijono mengatakan MoU tersebut bagian dari upaya preemtif dan preventif untuk mencegah tindak pidana. Termasuk di kalangan mahasiswa.

" Politala ini mencetak orang-orang pintar pada bidang informatika. Orang pintar itu akan menjadi baik kalau kepintaranya digunakan untuk hal baik dan sebaliknya. Karena itu diperlukan sinergi dalam membina mahasiswa," ucap 

Dikatakannya, usia 18 tahun ke bawah merupakan masa mencari jati diri sehingga penting dibina secara intens agar tidak sampai terjerumus dalam kejahatan siber.

Pasalnya, pada usia yang masih labil, cenderung mudah emosi dan terpengaruh sehingga rentan tersandung UU IT.

Kerja sama yang dilakukan tersebut, jelas Soetrijono, guna saling memberi informasi. "Mungkin nanti juga akan ditindaklanjuti dengan pembuatan website sambil kami titip pesan kamtibmas dengan Politala," sebutnya.

Melalui kerja sama itu diharapkan terjalin sinergi yang kuat dan saling topang. Sebagai aparat kepolisian pihaknya bertugas menjaga kamtibmas.

Sedangkan Politala, dengan kemampuan keilmuan yang sangat banyak, tentu juga dapat melakukan banyak hal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved