Berita Tanah Laut

Pemkab Tala Terus Tekan Angka Stunting, Simak Target Dipatok dalam Kurun Waktu Dua Tahun Mendatang

Stunting hingga sekarang masih menjadi persoalan serius yang dihadapi sejumlah daerah di negeri ini. Termasuk bagi Pemkab Tala.

Penulis: Idda Royani | Editor: M.Risman Noor
diskominfo tanahlaut
Bupati Tala HM Sukamta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba pada acara peringatan Harganas di kantor DP2KBP3A Tala, Selasa 5/7/2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Stunting hingga sekarang masih menjadi persoalan serius yang dihadapi sejumlah daerah di negeri ini.

Begitu pula di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Data dihimpun banjarmasinpost.co.id, Jumat (8/7/2022), saat ini angka stunting di daerah berjuluk Bumi Tuntung Pandang ini masih tergolong tinggi yakni 30 persen.

Karena itu Pemerintah Kabupaten Tanahlaut di bawah kepemimpinan Bupati Sukamta dan Wakil Bupati Abdi Rahman terus berupaya menekan angka stunting. Satuan kerja perangkat daerah terkait pun disinergikan guna bahu-membahu mengatasinya.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Sapi di RPH Basirih Banjarmasin Disemprot Desinfektan

Baca juga: Niat Antar Sapi ke Kecamatan Juai Balangan, Warga HSU Ini Diminta Kembali untuk Lengkapi SKKH

"Saya menargetkan pada 2024 nanti angka stunting di Kabupaten Tala berada pada angka 14 persen," ucap Sukamta.

Kerja keras dinyatakannya harus dilakukan pada rentang waktu dua tahun ke depan. Meski tidak mudah, diyakininya angka stunting dapat diturunkan secara signifikan melalui beragam program terpadu.

Saat menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 tahun 2022 yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Tala depan kantor setempat, Selasa kemarin, Sukamta juga menegaskan hal tersebut.

Ia menginginkan momentum Harganas ke-29 harus dijadikan daya ungkit semua pihak untuk melakukan upaya-upaya keras dalam menurunkan stunting di Tala.

Pada momentum peringatan Harganas tersebut, DP2KBP3A Tala juga melaksanakan kegiatan pemasangan implan pada masyarakat. Pesertanya 50 orang.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok 9 Juli 2022, Wilayah Kalimantan, Bali dan Lampung Dilanda Hujan

"Kami juga melaksanakan aksi donor darah yang berkolaborasi dengan PMI Tala dengan menghadirkan mobil unit donor darah," sebut Kepala DP2KBP3A Tala Nor Hidayat.

Selain itu juga mengikuti lomba tingkat provinsi seperti lomba bina keluarga remaja Desa Bumi Jaya juga berhasil menempati juara kedua.

Kemudian, papar Hidayat, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) tingkat SMP dan PIK R SMPN-1 juara satu, PIK R tingkat SMA dan SMAN-1 menjadi juara dua tingkat provinsi.

Lebih lanjut ia menerangkan verifikasi dan validasi (verval) Pendataan Keluarga 2021 (PK21) pun telah selesai dan diharapkan hasil verval PK21 sudah bisa dirilis.

Junaidi, warga Pelaihari, berharap upaya kegiatan yang dilakukan dalam upaya mengatasi stunting dapat diperluas cakupan maupun sebarannya.

"Kegiatan di posyandu misalnya, kalau bisa dibantu lagi oleh pemda untuk penyediaan makanan yang bergizi. Jangan hanya bubur kacang hijau dan roti kalsium saja," sebutnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved