Wisata Religi di Desa Tungkaran

Wisata Religi Kalsel : Melihat dari Dekat Tempat Guru Sekumpul Beristirahat Disela Berburu

Di desa Tungkaran, juga ada lokasi wisata religi yakni tempat Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani beristirahat saat berburu burung

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Bangunan berupa kubah kecil penanda di sini ada sebuah pohon cempedak sekarang sudah tumbang menjadi tempat sandaran/peristirahatan Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani. 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Dekat dengan makam Datu Bagul atau Syekh Aminullah ulama asal Persia yang berdakwah di wilayah Kerajaan Banjar,  ada satu lagi tempat wisata religi di Desa Tungkaran Martapura yang sayang untuk dilewatkan.

Apa itu?  Tak lain adalah tempat Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani  beristirahat saat berburu burung.

Lokasinya memang tak jauh dari makam Datu Bagul.

Banyak peziarah yang datang ke makam Datu Bagul dan Datu Bajanggut (Syekh Umar Bin Yusup Bin Syech Abdullah Bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari) juga mengunjungi tepat  Guru Sekumpul saat berburu burung.

Baca juga: Wisata Religi Kalsel : Berziarah ke Makam Datu Bagul di Desa Tungkaran Martapura, Ulama dari Persia

Baca juga: Wisata Religi Kalsel - Berziarah ke Makam Datu Kalangkala di Desa Tungkaran

Lokasi tersebut berada di sisi kanan makam Datu Bagul.  Jaraknya, sekitar 50 meter saja.  Jadi cukup berjalan kaki ke sana dan dari lokasi makam jelas terlihat.

Bentuknya berupa kubah atau gazebo berkonstruksi besi.

Menurut muhammad Subhan, pengelola Makam Datu Bagul, di situlah posisi pohon yang pernah dijadikan sandaran Guru Sekumpul semasa muda saat beliau beristirahat di sela berburu burung. 

Saat Guru Sekumpul bujangan, pada tahun 70-an, menuju kawasan Desa Tungkaran dari tempat tinggal beliau di Keraton, Martapura harus menggunakan perahu.

Kesukaan beliau berburu burung sendirian di hutan kawasan Desa Tungkaran, kemudian jika lelah beristirahat dan pohon tiwadak (cempedak) itu yang menjadi sandaran sehingga pernah tertidur dan saat terbangun dengan karomah kewalian beliau bertemu dengan Datu Bagul.

Baca juga: Dinsos Tanbu Salurkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung di Tungkaran Pingaran

Dari pertemuan itulah Guru Sekumpul mengetahui ada makam waliullah di sana dan kemudian merawatnya hingga kemudian warga mengetahui dan sekarang menziarahi. 

Demikianlah wisata religi yang ada di Desa Tungkaran yang bisa Anda kunjungi. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved