Berita Bisnis
Sasirangan dan Tas Purun Khas Kalsel Merambah Pasar Amerika
Pasar Amerika kini mulai terbuka untuk kerajinan khas Kalsel yang diproduksi kalangan UMKM lewat usaha Apindyang telah melakukan ekspor.
Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mencatat sejarah, melakukan ekspor perdana produk UMKM yaitu tas purun dan kain sasirangan dari pelaku UMKM di Kalimantan Selatan.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DR Supriadi, S.PD, MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, Duta Besar Indonesia di USA dan Diaspora Indonesia di Amerika yang telah membantu memberikan jalan sehingga ekspor perdana produk UMKM Kalsel dapat terlaksana.
Produk UMKM yang dikirim adalah berupa baju sasirangan dari UKM Bahalap Barito Kuala, dan UKM kerajinan berupa tas purun dari UMKM Hulu Sungai Utara.
"Kami berharap program ekspor pelaku UMKM ini dapat membantu pemulihan ekonomi pascapandemi covid yang sempat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. Serta bisa memotivasi para pelaku UMKM di daerah agar bisa meningkatkan produktifitas sehingga bisa mengejar peluang ekspor ke Amerika," kata Supriadi, yang juga pengusaha banua ini, Kamis (14/7/2022).
Baca juga: Bentuk 10 Kerjasama di Amerika Serikat, APINDO Kalsel Target Produk Kain Sasirangan Tembus Ekspor
Baca juga: Apindo Kalsel Promosikan Produk Unggulan Kerajinan Kain Sasirangan hingga ke Negeri Paman Sam
Ekspor perdana ini sudah dipersiapkan sejak 2 bulan lalu, setelah pertemuan dengan duta besar dan konsulat di beberapa negara bagian di Amerika.
Ditambahkan Supriadi, kegiatan ini bekerja sama dengan Diaspora di Amerika, sudah masuk lebih dari 10 negara bagian, diantaranya New York, Boston, Chicago, Colorado, Los Angeles, Seattle, dan beberapa lainnya.
"Kami berharap akan banyak pelaku UKM banua yang bisa terbantu untuk eksport ke Amerika. Saat ini Apindo juga berusaha untuk menjalin kerja sama dengan negara lain seperti Eropa, Australia dan lainnya, semoga akan terealisasi segera," ucapnya.
Dijadwalkan Awal agustus 2022, Apindo kembali melakukan ekspor ke Amerika, dan berharap pengiriman nanti akan lebih banyak pelaku UMKM yang bisa tergabung
Baca juga: Terdampak Anjloknya Harga CPO, Petani Sawit di Tapin Berharap Ada Upaya dari Pemerintah
Baca juga: Kebakaran di Kalsel, Dalam Satu Malam, Api Berkobar di Dua Desa Balangan
Majeri, pemilik Bahalap Sasirangan merasa beruntung bisa ikut ekspor perdana, dengan mengirim sasirangan produk jadi pakaian laki laki dan wanita.
"Terima kasih apresiasi Apindo yang peduli dengan kami para pelaku UMKM. Rasanya bermimpi sasirangan olahan kami bisa ekspor ke Amerika. Berkat kerja keras dan langkah kongkrit Apindo, ekspor perdana ini bisa terlaksana, kami sangat bangga kain khas banua bisa sampai ekspor ke Amerika," ucapnya.
Selain itu, Aisyah pelaku UKM pembuat kerajinan tas purun dari desa Palimbang Sari Kecamatan Haur Gading Amuntai, juga termasuk pelaku UKM yang turut beruntung hasil karya mereka bisa sampai ke Amerika.
"Kami bersyukur dan bangga dengan Apindo Kalsel yang sudah membantu pemasaran hasil karya kami, terima kasih buat Apindo," kata Aisyah tersenyum bangga.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/hasil-kerajinan-UMKM-tas-purun1.jpg)