Mobil Tenggelam di Sungai Tabalong

Mobil Tenggelam di Sungai Tabalong Kalsel Satu Penumpang Tewas, Suami Korban Ungkap Soal Ini

Suami tak dapat selamatkan istrinya yang tewas tenggelam bersama mobil travel di Sungai Tabalong, Kalsel. Sopir sempat digantikan karena mengantuk.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Proses pencarian mobil tenggelam di Sungai Tabalong, Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (15/7/2022). Pada akhirnya, mobil ditemukan saat sore dan seorang penumpangnya dalam keadaan meninggal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Mobil travel dari arah Puruk Cahu, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menuju Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), tercebur ke Sungai Tabalong.

Mobil Tenggelam di Sungai Tabalong itu terjadi saat melintas di Desa Pugaan RT 03, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (15/7/2022) sekitar pukul 03.00 wita.

Dalam insiden mobil tercebur ini, 6 penumpang termasuk sopir berhasil selamat, sedangkan satu penumpang lainnya, ikut tenggelam bersama mobil yang tercebur ke Sungai Tabalong.

Korban tenggelam bersama mobil ini diketahui bernama Indah Purnama Sari (25), warga Puruk Cahu, Kabupaten ‎Murung Raya, Provinsi Kalteng.

Baca juga: Mobil Tercebur di Sungai, Sopir Travel Diamankan di Polres Tabalong Kalsel

Baca juga: VIDEO Mobil Travel Tenggelam di Sungai Tabalong Ditemukan, 1 Korban Meninggal Warga Puruk Cahu

Setelah proses pencarian oleh tim SAR gabungan, korban tersebut baru ditemukan sekitar pukul 16.30 Wita dalam kondisi sudah meninggal.

Korban diketahui ikut mobil travel ini bersama suami dan anaknya yang masih bayi berusia sekitar 4,5 bulan. Suami dan anaknya selamat dari maut.

Ditemui di salah satu rumah warga sekitar kejadian, Doni Septiadi (29) merupakan suami almarhumah, mengungkapkan, dirinya saat mobil mulai tenggelam sempat berusaha menyelamatkan sang isteri.

Itu dilakukannya setelah bayinya, yakni Reyhandra Ahza Pratama, yang sempat terpental bisa dikeluarkan dari mobil dengan diserahkan ke penumpang lain untuk dibawa ke daratan.

Baca juga: Mobil Tenggelam di Sungai Tabalong Bersama 1 Penumpang Belum Ditemukan, Pencarian Gunakan Magnet

Baca juga: Mobil Tenggelam di Sungai Tabalong, Pencarian Terkendala Perlengkapan untuk Menyelam

Namun karena kondisi almarhumah masih berada di dalam mobil tidak merespon lagi, serta ditambah akses keluar hanya dari kaca jendela mobil, menyebabkan usahanya tak berhasil dan mobil terus tenggelam ke dasar sungai.

Disampaikannya juga saat insiden terjadi, semua penumpang dalam keadaan tidur, termasuk dirinya. Barusadar tercebur ke sungai setelah ada air masuk ke dalam mobil.

"Kami duduk di bagian belakang sopir, saya di samping kiri dan isteri persis di belakang sopir," katanya.

Saat itu kaca mobil di samping kanan sang isteri dalam keadaan terbuka dan akses itulah yang digunakan semua penumpang untuk keluar saat mulai tenggelam.

Baca juga: Mobil Tenggelam di Sungai Tabalong, 6 Penumpang Selamat, 1 Orang Masih dalam Pencarian

Baca juga: BREAKING NEWS - Mobil Berpenumpang 7 Orang Tercebur dan Tenggelam ke Sungai Tabalong

Dari pengakuan suami almarhumah ini, terungkap kalau dirinya sempat menggantikan sopir mengemudikan mobil di perjalanan karena menduga sopir dalam keadaan mengantuk.

Dirinya mengemudikan mobil dari Muara Teweh, Kalteng, sampai daerah Patas, Kalteng, dengan perkiraan sekitar dua jam perjalanan.

Lalu, mobil sempat istirahat sebentar dan semua penumpang turun. Ketika akan lanjutkan perjalanan, ternyata sopir travel yang kembali mengambil alih untuk mengemudikan mobil.

Dalam perjalanan setelah itu, mobil kembali singgah di daerah Pasar Panas, Kalteng, dan kemudian masih dikemudikan si sopir travel. Perjalanan kembali dilanjutkan hingga akhirnya terjadi insiden.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved