Selebrita
Tinggalkan Gen Halilintar di Indonesia, Ini Keadaan Ameena Bareng Aurel dan Atta di Italia
Tinggalkan Gen Halilintar di Indonesia, Aurel Hermansyah & Atta Halilintar ajak Ameena Hanna Nur Atta liburan ke Italia. Ini kondisi cucu Krisdayanti.
Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Meninggalkan Gen Halilintar di Indonesia, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar mengajak Ameena Hanna Nur Atta liburan di luar negeri.
Kini, Baby Ameena bersama Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar berlibur di Italia.
Lantas bagaimana keadaan cucu Krisdayanti itu liburan bareng Aurel dan Atta?
Nah, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar serta Ameena Hanna Nur Atta rupanya sedang liburan di Amalfi, Italia.
Baca juga: Perubahan Hidup Angga Wijaya Usai Ceraikan Dewi Perssik, Saipul Jamil dan Barbie Ikut Manfaatkan
Baca juga: Isu Gugatan Cerai Nathalie pada Sule Cuma Settingan Terjawab, Astrid Kuya Akhirnya Buka
Dalam liburan itu, Aurel membuat ide terkait Ameena yang membuat Atta Halilintar kaget.
Atta Halilintar, sebagai ayah dari Ameena terkejut atas ide sang istri.
Pasalnya, Atta Halilintar sadar betul kondisi cuaca di Amalfi sedang terik.
Hal tersebut diketahui dari unggahan instagram stories akun pribadi Atta Halilintar, @attahalilintar pada Jumat (15/7/2022).
Dilansir Banjarmasinpost.co.id dari instagram tersebut, Sabtu (16/7/2022), Aurel Hermansyah menyebutkan ide tersebut saat melihat ada kolam renang di dekat pantai Teluk Salerno.
“Pah lihat pah itu tuh tuh tuh Ameena bisa renang situ harusnya tuh, “ ucap Aurel Hermansyah.
Baca juga: Keadaan Asli Zaskia Gotik Kala Sirajuddin Dituduh Hamili Model asal Yogya, Ratu Meta Bocorkan Ini
Baca juga: Amanda Manopo Mulai Geluti Dunia Bisnis, Mantan Billy Syahputra Siap Berhenti Jadi Artis Jika
Hal tersebut membuat Atta Haliluntar bereaksi langsung menatap wajah putrinya yang berada di stroller.
“Hah di situ? Nak mau renang apa nggak? Ini aja udah pake kipas biar nggak panas, “ ujar Atta Halilintar.
Belum lagi, Atta cemas karena Ameena masih berusia 5 bulan sehingga ia khawatir akan kondisi tubuh sang bayi apabila diajak berenang.
“Enak banget tuh buat berenang cuman aku tuh bingung guys Ameena ini umur 4 5 bulan ini udah boleh berenang di pantai apa belum, “ curhat Atta.

(Instagram stories @attahalilintar)
Baca juga: Datangi Lokasi Syuting Deva Mahenra dan Amanda Manopo, Fans IC Dapati Fakta si Pengganti Arya Saloka
Baca juga: Sikap Doddy Sudrajat Bikin Haji Faisal Marah, Gegara Rayakan Ultah Gala Sky di Teras Rumahnya
Syarat Mengajak Bayi Berenang
Bayi di atas usia tiga bulan bisa Anda mulai ajak berenang.
Sebab, bila usianya kurang dari dua bulan, sistem imunitas bayi belum sempurna dan masih rawan terkena penyakit dari lingkungan sekitar seperti diare, infeksi telinga, dan saluran pernafasan.
Melansir dari Kompas.com yang melansir dari Tabloid Nakita, bila ingin memanfaatkan kolam renang umum atau spa hendaknya perhatikan hal-hal berikut ini:
1. Lingkungan kolam yang termonitor.
Pilih kolam renang yang disertai penjaga, yakni seseorang yang mengerti bagaimana memberikan pertolongan pertama pada bayi dalam kondisi darurat.
2. Perhatikan kadar klorin.
Cermati kadar klorin kolam renang. Di beberapa kolam renang ada papan khusus untuk informasi ini. Namun bila tidak ada tanyakan kepada pengelola kolam renang.
Kadar klorin dalam kolam renang sebaiknya tidak terlalu tinggi karena dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitif. Idealnya pemakaian klorin agar tidak menjadi polutan menurut American Chemistry Council antara 2,0 sampai 4,0 ppm (parts per million) meski tidak perlu, sampai di bawah 1,0 ppm.
Baca juga: Paras Tiarani Savitri dan Mulan Jameela Kala di Paris Disorot, Sentil Sifat Anak Tiri Ahmad Dhani
Baca juga: Ini Pemicu Lesti Kejora Tak Datangi Pernikahan Via Vallen dan Chevra, Istri Rizky Billar Minta Maaf
3. Pilih suhu air kolam renang yang hangat.
Bayi belum mampu meregulasi suhu tubuhnya sendiri. Untuk itu, hindari suhu kolam renang/spa yang terlalu dingin. Idealnya, pilih kolam renang dengan suhu hangat dan terkontrol.
4. Pilih kolam renang yang tak terlalu ramai.
Pilih kolam renang yang tidak terlalu ramai pengunjung, karena dapat membuat bayi tidak nyaman dan malah jadi rewel.
5. Frekuensi berenang.
Idealnya aktivitas bermain air pada bayi sekitar 20-25 menit per hari dengan frekuensi lima kali dalam seminggu. Atau 15-20 menit per hari dengan frekuensi setiap hari dalam seminggu.
Hindari aktivitas di air lebih dari 30 menit karena dapat meningkatkan risiko hipotermia (kedinginan) pada bayi. Namun bermain air juga sebaiknya tidak kurang dari 15 menit. Sebab, waktu yang terlalu pendek tidak memberikan cukup waktu bagi bayi untuk beradaptasi dan memelajari lingkungannya.
6. Gunakan baju renang.
Bila suhu kolam renang sudah diatur agar tetap hangat, tidak terlalu penting menggunakan baju renang atau tidak, gunakan saja swim diapers.
7. Gunakan tabir surya khusus bayi.
Bila kolam renang berada di luar ruangan (outdoor), alangkah baiknya bayi menggunakan tabir surya yang khusus untuk bayi.
Baca juga: Pengakuan Desy Ratnasari Soal Sahrul Gunawan Picu Reaksi Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Juga Kulik
Baca juga: Postingan Ruben Onsu Berisi Video Betrand Peto Muncul, Suami Sarwendah Pun Banjir Doa
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)