Kapal Raja Bagdad di Kabupaten HSU

Manfaatkan Kapal Bekas Mencari Pasir di Kabupaten HSU Jadi Kapal Raja Bagdad untuk Wisata

Seorang warga di Kabupaten HSU mengubah kapal bekas mencari pasir menjadi sarana bernama Kapal Raja Bagdad untuk wisata susur sungai.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Bekas kapal penyedot pasir dijadikan perahu wisata susur sungai bernama Kapal Raja Bagdad di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/7/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dilalui oleh sungai-sungai besar.

Kondisi daerah yang demikian dimanfaatkan oleh Harunnurasyid, warga Kabupaten HSU, untuk membuat perahu Wisata Susur Sungai.

Menurut Harun, sapaan akrabnya, perlu waktu beberapa minggu untuk mengubah bentuk perahu yang biasa untuk mencari pasir menjadi kapal untuk Wisata Susur Sungai.

Baca juga: Tak Hadir Karena Alasan Sakit, Kesaksian Isteri Abdul Wahid Batal Diperdengarkan di Persidangan

Baca juga: Kejaksaan Tinggi Kalsel Mintai Klarifikasi Sejumlah Pejabat Pemkab Kotabaru

Baca juga: Rugikan Negara Rp 2 Miliar Lebih, Kejaksaan Negeri Tapin Tetapkan RAF Jadi Tersangka

Baca juga: Korupsi di Kalsel, Ini Kerugian Negara akibat Penyalahgunaan Dana Desa oleh Kades Barugelang Tanbu

Kapal yang memiliki ukuran 20x4 meter ini bisa menampung hingga 100 orang.

Dinamakan Kapal Raja Bagdad karena sesuai dengan gelaran dirinya.

"Banyak yang sebut Raja Bagdad, jadi dinamakan Kapal Raja Bagdad, sekaligus untuk ciri khas," ceplosnya.

Kini, Kapal Raja Bagdad menjadi perhatian besar masyarakat setempat dan juga di luar Kabupaten HSU.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved