Berita Banjarmasin

Viral Video Sandal H Rhoma Irama Hilang, Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Lapor Polisi 

Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin membuat Laporan Polisi terkait video Sandal KH Rhoma Irama hilang

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin melaporkan dugaan penyebaran informasi bohong ke Dit Reskrimsus Polda Kalsel terkait video narasi sandal KH Rhoma Irama Hilang, Selasa (19/7/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa hari belakangan, beredar di media sosial video berdurasi 20 detik berisi suara seorang pria mengaku sebagai Panitia Masjid Sabilal Muhtadin

Dengan gambar video menunjukkan bangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, dalam video tersebut narator seperti mengumumkan bahwa telah terjadi insiden kehilangan sandal milik KH Rhoma Irama

Video tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial tak berselang lama pasca KH Rhoma Irama menjadi Khatib dan Imam Ibadah Shalat Jumat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin pada Jumat (15/7/2022).

Video tersebut lalu ramai diperbincangkan netizen dan masyarakat di Banua.

Menyikapi hal ini, Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin mengambil sikap tegas dengan membuat Laporan Polisi, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: Suara Merdu KH Rhoma Irama Menggema di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin

Baca juga: Blak-blakan Najwa Shihab Soal Berhijab pada Rhoma Irama, Ungkap Wanti-wanti Quraish Shihab

Baca juga: Penyebab Rhoma Irama Terasa Canggung Saat Ketemu Angelina Sondakh, Angie Ya Pak Haji Bukan Angel

Sembilan orang termasuk Wakil Ketua I Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, H A Nawawi dan Sekretaris, Samsul Rani membuat laporan ke Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalsel. 

Kurang lebih satu setengah jam berada di Ruang Subdit V Tipidsiber Dit Reskrimsus Polda Kalsel, mereka memberikan keterangan. 

"Kedatangan kami adalah tindaklanjut terkait video pengumuman yang isinya kami Panitia Sabilal Muhtadin mengumumkan sandal hilang. Itu tidak ada pengumuman dari kami," kata Samsul. 

Ia menekankan, dalam menyambut tamu Panitia sudah memiliki prosedur tersendiri termasuk menyiapkan titik lokasi parkir, jalur dan tempat berwudhu, tempat shalat hingga tamu meninggalkan masjid. 

"Termasuk yang kemarin, sandal KH Rhoma Irama itu kami simpan, karena beliau jadi Khatib dan Imam jadi ditaruh di dekat posisi Imam. Setelah selesai dipasang lagi oleh beliau," terang Samsul. 

Sehingga video yang viral berisi gambar dan narasi pengumuman insiden kehilangan sandal milik KH Rhoma Irama dinilai merupakan hoaks dan merugikan Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin. 

Dalam laporannya, mereka juga menyertakan dan menyerahkan bukti awal berupa video berdurasi 20 detik tersebut. 

Tak ada nama spesifik pihak terlapor dalam laporan yang dibuat, begitu juga terkait dugaan pasal yang disangkakan. 

"Kami bukan ahli hukum, tapi kalau melihat video demikian mungkin ada di KUHP tentang pencemaran nama baik dan di UU ITE mungkin terkait penyebaran informasi bohong. Tapi itu semua kami serahkan ke pihak Kepolisian," ujar Samsul. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved