Berita Kaltara

Naik Speedboat Lewat Jalur Tikus ke Malaysia, Pengiriman 13 PMI Ilegal Digagalkan Polda Kaltara

Pengiriman 13 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal melalui jalur tikus ke Malaysia berhasil digagalkan Personel Ditpolairud Polda Kaltara

Editor: Hari Widodo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Personel Ditpolairud Polda Kaltara menggiring F saat dibawa ke Tarakan dari Kabupaten Nunukan.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, TARAKAN –  Pengiriman  13 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal melalui jalur tikus ke Malaysia berhasil digagalkan Personel Ditpolairud Polda Kaltara, Jumat (15/7/2022) lalu sekitar pukul 18.00 WITA.

Polisi juga berhasil menangkap Satu pelaku berinisial F yang diduga sebagai pengurus atau orang yang memfasilitasi 13 orang PMI saat penggeledahan dilakukan personel.

Rencananya, 13 orang PMI yang berasal dari wilayah Sulawesi dan NTT tersebut diangkut menggunakan speedboat bermesin 40 PK akan masuk ke salah satu jalur tikus menuju Malaysia.

Namun upaya ini berhasil digagalkan personel Ditpolairud Polda Kaltara  saat melakukan patroli di Perairan Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga: Pekerja Migran Asal Tapin Meninggal di Mekkah, Ahli Waris Dapat Uang Duka dari Mantan Majikan

Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Minta Yusuf Mansur Kembalikan Dana Investasi, Mau Untung Malah Buntung

Dikatakan Kombes Pol Bambang Wiriawan, Dirpolairud Polda Kaltara, kronologis pengungkapan kasus itu bermula saat itu tim sedang melakukan patrol dan mendeteksi dua unit speedboat mendekat ke arah perbatasan.

Kemudian personel langsung melakukan pemeriksaan kepada dua unit speedboat bermesin 40 PK tersebut dan hasilnya di dalam speedboat ada yang berpenumpang tujuh orang dan speedboat lainnya berpenumpang 10 orang.

“Setelah diminta keterangan, menanyakan motorisnya memang benar ada sebagian penumpang akan diseberangkan ke Malaysia jadi TKI illegal. Sehingga kami lakukan penindakan, tarik ke Pos Polair yang ada di Nunukan dan diperiksa,” ungkap Kombes Pol Bambang Wiriawan.

Kemudian lanjutnya, untuk TKI diduga illegal atau PMI sendiri diserahkan ke BP3TKI dan tersangka dilakukan penahanan.

“Satu tersangka berinisial F merupakan pengurus. Dia yang mengatur dari mulai tempat asal PMI sampai tiba di Nunukan dan mengatur keberangkatan,” ungkap Kombes Pol Bambang Wiriawan.

 Lebih jauh Bambang melanjutkan, total 13 orang PMI tersebut ternyata tidak dilengkapi dokumen lengkap sehingga dalam hal ini pihaknya menyerahkan 13 orang tersebut ke BP3TKI di Kabupaten Nunukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved