Tajuk

Booster Jemaah Haji

Data dari Kementerian Agama (Kemenag) adanya 14.393 orang jemaah haji yang terpapar virus Corona tersebut.

Editor: Eka Dinayanti
twitter @Hajministry
Jemaah Haji di depan kabah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PARA jemaah haji 2022 asal Indonesia sebagian telah pulang ke Tanah Air. Namun kedatangan mereka diikuti dengan kabar yang mengejutkan.

Ada jemaah haji yang terpapar Covid-19. Data dari Kementerian Agama (Kemenag) adanya 14.393 orang jemaah haji yang terpapar virus Corona tersebut.

Agar tidak menimbulkan kepanikan, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag, Akhmad Fauzin, mengimbau kepada jemaah haji tidak perlu khawatir.
Sebaliknya, jemaah diminta untuk fokus dalam menjaga kesehatannya dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, kepada para keluarga jemaah haji yang berada di Indonesia juga diimbau tidak khawatir terhadap keluarga mereka yang masih menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Pasalnya di sana, penanganan hingga perawatan para jemaah ditangani dengan baik.

Pemerintah pun memberlakukan wajib antigen kepada para jemaah haji. Sesampainya di Indonesia, seluruh jemaah haji harus melalui skrining antigen.

Tes antigen adalah ketentuan baru yang ditetapkan oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan.

Semula tes antigen hanya dilakukan secara acak kepada 10 persen dari jemaah di tiap kloter.

Sementara itu, jemaah haji Kalimantan Selatan, yang saat ini masih berada di Tanah Suci, akan mulai berdatangan mulai 24 Juli nanti.

Total jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin sebanyak 2.515 orang, yang terdiri atas 1.763 orang berasal dari Kalsel dan 752 orang dari Kalteng.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved