Tajuk

Menyelamatkan Sekolah Swasta

di Kota Banjarmasin, ada sekolah swasta yang hanya kebagian 5 siswa atau siswa.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Suasana hari pertama PPDB. 

Ini terjadi akibat ambisi orangtua yang memaksakan anaknya masuk sekolah negeri.

Kedepannya, agar masalah klasik ini tidak terulang lagi, pemerintah harus tegas menerapkan pembatasan kuota siswa di sekolah negeri.

Hal ini tidak hanya menyelamatkan sekolah swasta, tapi secara tidak langsung juga memberangus praktik culas, seperti jual meja antara orangtua dengan oknum sekolah.

Sebenarnya sekolah swasta ini kualitas tidak kalah dengan sekolah negeri, bahkan kualitasnya di atas sekolah negeri.

Ada beberapa keuntungan menuntut ilmu di sekolah swasta. Di antaranya fasilitas terjamin berkualitas mulai dari kantin sekolah sampai SDM pengajarnya.

Namun ada satu kelemahan dari sekelolah swasta ini, yakni biaya mahal.

Ini terkait erat dengan fasilitas dan SDM berkualitas yang diadakan pihak sekolah.

Mahalnya biaya inilah membuat orangtua berpikir seratus kali untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Terlepas dari kekurangan yang ada di sekolah swasta pemerintah tetap harus memerhatikan kelangsungan hidup sekolah swasta.

Salah satu dengan membatasi kuota penerimaan siswa sekolah negeri.

Bagaimana pun juga sekolah swasta juga akan melahiran murid atau siswa yang berkualitas.

Sangat disayangkan kalau keberadaan sekolah swasta hanya dipandang sebelah mata oleh pemerintah. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved