tajuk

Covid-19 Masih Ada

Sejak 26 Juli 2022, SMP Santa Maria Banjarmasin menggelar PJJ sampai lima hari kedepan karena ada 4 siswanya terkonfirmasi positif Covid-19.

Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Warga bersepeda melintas di depan gerbang SMP Santa Maria di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (27/7/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PANDEMI Covid-19 masih ada. Bahkan, akhir-akhir ini angka yang menjadi suspek virus ini cenderung meningkat.

Hal ini tak lepas dari melonggarnya prosedur kesehatan di masyarakat seiring dengan turunnya grafik mereka yang positif terinfeksi virus ini.

Sejak 26 Juli 2022, SMP Santa Maria Banjarmasin menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai lima hari ke depan karena ada 4 siswanya yang terdeteksi terkonfirmasi positif Covid-19.

PJJ tersebut dilaksanakan dengan pertimbangan, di antaranya adalah surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan PTM, tanggal 22 April 2022.

Salah satu aturan, PTM dihentikan jika pada rombongan belajar (rombel) terdapat kasus Covid-19.

Pembelajaran tatap muka diganti dengan PJJ selama lima hari, asal bukan klaster penularan Covid-19 di satuan pendidikan (sekolah).

SMP Santa Maria Banjarmasin mungkin hanya satu dari sekian sekolah yang mengalami serangan Covid-19.

Ada kemungkinan sekolah lain di Kota Banjarmasin maupun di wilayah lain di Kalsel sebenarnya menghadapi persoalan yang sama.

Bahkan, ada sekolah yang kabarnya hendak menggelar swab kepada peserta didik.

Pembelajaran tatap muka memang memungkinkan terjadinya penularan virus Covid-19.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved