Haji 2022

Dua Orang Haji Kalsel Reaktif Covid-19, Penanganan Diserahkan ke Tim Satgas Daerah

Dua orang haji 2022 embarkasi Banjarmasin, yaitu dari Keloter 2 dan Keloter 3 reaktif Covid-19 setelah tes antigen. Diserahkan ke Tim Satgas daerah.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS KANWIL KEMENAG KALSEL UNTUK BPOST
Pemeriksaan kesehatan terhadap anggota jemaah haji yang baru datang dari Tanah Suci di Embarkasi Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dua orang anggota jemaah Haji 2022 dari Embarkasi Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), reaktif Covid-19 dari hasil antigen.

Kepala Seksi Kesehatan Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Banjarmasin, Basuki Rahmat, saat dihubungi, Kamis (28/7/2022), mengatakan, hasil tes antigen tercatat ada 2 orang haji yang reaktif Covid-19.

Disebutkannya, masing-masing 1 orang dari jemaah Keloter 2 dan Keloter 3.

Saat ini, kata Basuki, sampel dari swab PCR dari dua orang tersebut telah dikirim ke laboratorium.

Sedangkan dua orang yang reaktif itu dipulangkan dengan diserahkan ke Tim Satgas Covid-19 kabupaten masing-masing.

Baca juga: Kloter Tiga Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Tiba di Syamsudin Noor, 1 Jemaah Dirawat di Arab Saudi

Baca juga: Mantan Bupati Tanahbumbu Kalsel Bingung KPK Tetapkan DPO, Mardani : Saya Tepati Janji

Masih kata Basuki, anggota Keloter 2 yang tiba saat Rabu (27/7) sore dan terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel.

Selain itu, satu orang dari Keloter 3 yang tiba Kamis (28/7) dini hari dan terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel.

Saat ini, katanya, kondisi jemaah yang reaktif masih tanpa gejala hingga bergejala ringan.

Ia menambahkan, pihaknya juga meminta Tim Satgas Covid-19 kabupaten untuk mengawasi jemaah haji yang positif Covid-19.

“Kami juga memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH). Artinya, jika dalam waktu 21 hari setelah pengambilan sampel antigen ada jemaah haji yang demam, wajib melaporkan ke puskesmas setempat bahwa mereka datang dari luar negeri,” tambahnya.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Kasus Covid-19 di Sekolah, Puluhan Siswa SMPN 7 Banjarmasin Jalani Tes PCR

Baca juga: Gelar Unjuk Rasa di Banjarmasin, Para Sopir Angkutan Sampaikan Tiga Point Ini

Terpisah, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, HM Tambrin, mengatakan, penanganan jemaah yang reaktif Covid-19 dari hasil antigen akan dipulangkan dengan armada yang berbeda dengan jemaah lain.

"Itu sudah kesepakatan dan jemaah bersedia untuk pulang dengan angkutan tersendiri," ujarnya.

Data Kanwil Kemenag Kalsel, sebanyak 1.071 anggota jemaah haji dan petugas haji yang sudah tiba di Tanah Air berasal dari Keloter 1, Keloter 2 dan Keloter 3.

Kalau Keloter 1 anggotanya 358 orang dari tiga kabupaten, yaitu Tabalong, Balangan dan Banjar.

Kalau Keloter 2 mencakup 357 orang dari Kabupaten HSS, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Baca juga: Banjir di Sejumlah Wilayah Kabupaten Kotabaru Kalsel, Lalu Lintas Terganggu

Baca juga: Warga Bukitmulya Tala Tak Bisa Menuju Lokasi Kerja, Jalan Vital Tenggelam dan Longsor

Sedangkan Keloter 3 sebanyak 356 orang berasal dari Kabupaten HSU, Kabupaten Tapin, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kabupaten HSS dan Kota Banjarmasin.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved